Wellbeing Articles

Tip Agar Tekanan Darah Tidak Melonjak Naik Sebelum Vaksinasi Covid-19

Pengukuran tekanan darah adalah salah satu tindakan penyaringan kelayakan vaksin Covid-19. Banyak orang mengalami peningkatan tekanan darah pada saat diukur walaupun sebenarnya tidak menderita hipertensi. Jika meningkat di atas 180/110 mmHg, maka akan diulang setelah jeda 10 menit. Jika pada pengukuran kedua masih didapatkan angka di atas 180/110 mmHg, maka pengukuran akan diulang lagi setelah jeda 10 menit. Pengukuran bisa diulang sampai beberapa kali. Penyuntikan vaksin Covid-19 akan ditunda jika sesudah pengukuran berulang, angka selalu berada di atas 180/110 mmHg. Agar hal ini tidak terjadi, maka sebaiknya mempersiapkan diri sebelum jadwal vaksinasi. Pasien hipertensi dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter yang merawatnya jauh hari sebelum vaksinasi. Beberapa tip berikut dapat dilakukan agar tekanan darah tidak melonjak saat diukur sebelum vaksinasi.   Malam hari sebelum jadwal vaksinasi: Cukupi kebutuhan tidur. Hindari kafein (kopi, teh, cokelat). Pada umumnya kafein baru akan habis seluruhnya dari dalam tubuh setelah 10 jam. Hindari minuman atau makanan dengan kandungan alkohol. Hindari aktivitas fisik yang berat. Hindari merokok. Hindari makanan yang terlalu asin. Minumlah obat-obatan yang rutin diminum.   Pada hari jadwal vaksinasi: Sarapan secukupnya, jangan berlebihan, dan hindari makanan yang terlalu asin. Kenakan pakaian yang mudah disingkap di bagian lengan karena tindakan pengukuran tekanan darah dilakukan di lengan atas dan penyuntikan vaksin juga dilakukan di lengan atas. Minumlah obat-obatan yang rutin diminum. Hindari kafein. Hindari merokok. Tenangkan pikiran karena tekanan darah bisa melonjak ketika kita terlalu bersemangat, stres, tegang, atau ketakutan. Hindari aktivitas fisik terutama 5-10 menit sebelum pengukuran. Usahakan untuk buang air besar dan buang air kecil agar saat pengukuran tekanan darah, kita tidak menahan rasa ingin buang air kecil atau buang air besar.   Pada saat pengukuran tekanan darah: Tenangkan pikiran misalnya dengan memikirkan hal-hal yang menyenangkan. Duduk dengan nyaman dan bersandar. Duduk dengan kedua telapak kaki menapak di lantai, kaki tidak disilangkan, dan tidak menggantung. Letakkan lengan bawah bersandar di meja. Jangan berbicara, bercanda, tertawa, atau memainkan gadget ketika proses pengukuran tekanan darah.   Jika memang vaksinasi ditunda karena hasil pengukuran tekanan darah tinggi, jangan khawatir karena segera setelah tekanan darah terkendali, vaksinasi dapat dilakukan. Hubungi tenaga kesehatan untuk mendapatkan pengobatan dan nasihat gaya hidup agar tekanan darah dapat terkendali. (dr. Santi/Medical Center KG)

Created By AGATHA TRISTANTI

Published at:

Sudah Benarkah Cara Kita Mengonsumsi Vitamin C?

Semua orang tentu ingin punya imunitas tubuh kuat sebagai penangkal segala penyakit, khususnya Covid-19. Apalagi kalau bisa diperoleh melalui ‘sulap’, tanpa usaha berarti dan dalam waktu singkat, semua orang langsung berlomba-lomba mendapatkannya. Sejak pandemi mulai merebak, vitamin C yang dikenal juga dengan nama asam askorbat menjadi naik daun karena minum suplemen vitamin C dipercaya ampuh membentuk imunitas tubuh, layaknya ‘sulap’. Semakin tinggi dosisnya, semakin mujarab. Benarkah? Pada dasarnya imunitas tubuh diperoleh jika tubuh berada dalam kondisi optimal. Kondisi ini dapat dicapai melalui gaya hidup sehat yang dilakukan secara konsisten, mencakup: pola makan yang sehat aktif bergerak dan rutin olahraga cukup tidur pengendalian stres vaksinasi.   Vitamin C sendiri merupakan salah satu bahan baku yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk dan menjaga sistem imunitas tubuh. Selain sebagai salah satu antioksidan, vitamin C juga memiliki fungsi: berperan dalam pertumbuhan, perkembangan, dan perbaikan jaringan tubuh mempertahankan kesehatan kulit, pembuluh darah, gigi, tulang, tulang rawan membantu penyerapan mineral seperti besi membantu menurunkan asam urat berlebih.   Vitamin C termasuk jenis vitamin yang larut dalam air dan tubuh kita tidak bisa menyimpan vitamin C dalam jangka waktu panjang. Asupan berlebih akan dibuang melalui proses berkemih. Tubuh juga tidak bisa membuat vitamin C sendiri. Oleh karena itu, kita perlu mendapat asupan vitamin C setiap hari melalui konsumsi makanan/minuman dengan kandungan vitamin C. Sumber vitamin C antara lain: makanan yang secara alami mengandung vitamin C sayuran: sayur berdaun (bayam, kale, dll), brokoli, kembang kol, kubis, paprika, tomat, dll buah: pepaya, stroberi, jambu, jeruk, lemon, nanas, kiwi, mangga, dll makanan/minuman yang difortifikasi suplemen.   Kebutuhan vitamin C berbeda-beda pada setiap orang tergantung jenis kelamin, umur, dan kondisi tubuh. Ukuran rata-rata kebutuhan vitamin C harian sebagai berikut: pria dewasa: 90 mg wanita dewasa: 75 mg Anak-anak membutuhkan lebih sedikit: usia 1-3 tahun sebanyak 15 mg, usia 4-8 tahun sebanyak 25 mg, usia 9-13 tahun sebanyak 45 mg, dan 14-18 tahun sebanyak 65-75 mg.   Kebutuhan vitamin ini akan meningkat pada: ibu hamil ibu menyusui penyembuhan penyakit perokok aktif dan pasif peminum alkohol.   Ada juga beberapa kelompok orang yang mengalami potensi kekurangan vitamin C: orang dengan peningkatan kebutuhan yang tidak meningkatkan asupan vitamin C pola makan yang buruk gangguan makan (anoreksia, bulimia) gangguan mental manula anemia karena kekurangan zat besi sehabis luka atau sakit berada dalam polusi dengan jangka waktu yang lama paparan lama sinar matahari.   Untuk mencukupi kebutuhan vitamin C harian, makanlah setiap hari makanan yang bervariasi dengan gizi lengkap dan jumlah yang seimbang. Asupan vitamin C berlebih tidak akan menambah efektivitasnya dan akan segera dibuang dari tubuh melalui urine. (dr. Santi/Medical Center KG)

Created By AGATHA TRISTANTI

Published at:

Ini Alasan Mengapa Vaksinasi COVID-19 Harus Diberikan Dua Kali

Sampai hari ini, pandemi COVID-19 masih terus berlangsung. Per 23 Februari 2021, jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 1.298.608 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 35.014 kasus. Namun, saat ini vaksin COVID-19 telah hadir dan dapat membantu kita melawan pandemi ini. Saat ini Indonesia sedang dalam proses vaksinasi COVID-19 dan pendistribusian vaksin ke seluruh wilayah di Indonesia. Namun tahukah Sobat KG? Ternyata vaksinasi COVID-19 perlu dilakukan sebanyak dua kali, loh! Apa alasannya? Simak informasi lengkapnya lewat ulasan berikut ini. Apa Itu Vaksin COVID-19? Vaksin merupakan zat yang mengandung patogen atau kuman penyebab suatu penyakit. Namun dalam vaksin biasanya kuman telah dilemahkan atau dimatikan sehingga tidak berbahaya ketika dimasukkan ke tubuh. Vaksin berfungsi untuk menstimulasi tubuh agar membentuk antibodi spesifik yang dapat melawan kuman suatu penyakit. Pada COVID-19, vaksin dibuat dari protein virus penyebab COVID-19 yang telah dilemahkan dan dimodifikasi sehingga tidak berbahaya lagi untuk tubuh. Vaksin COVID-19 akan menstimulasi tubuh agar membentuk antibodi khusus yang dapat melawan virus COVID-19 sehingga jika suatu saat seseorang yang telah melakukan vaksinasi terinfeksi COVID-19, kemungkinan besar gejala yang dirasakan jauh lebih ringan dibandingkan orang yang tidak melakukan vaksin. Alasan Mengapa Vaksinasi COVID-19 Harus Dilakukan Dua Kali Vaksin merupakan salah satu cara yang paling efektif dalam menghentikan pandemi COVID-19. Vaksin dapat melindungi kita semua dari infeksi dengan cara mengaktifkan pertahanan alami tubuh agar lebih siap untuk melawan virus COVID-19 ketika terinfeksi. Namun perlu Sobat KG ketahui, bahwa vaksinasi COVID-19 perlu dilakukan dua kali atau dengan pemberian dua dosis. Pemberian dosis kedua diberikan dengan jarak 14 hari sejak pemberian vaksin dosis pertama.  Mungkin Sobat KG bertanya-tanya mengapa vaksinasi COVID-19 harus dilakukan dua kali? Ya, hal ini karena sistem kekebalan tubuh memerlukan waktu lewat paparan kuman untuk mengetahui cara yang efektif melawan virus sehingga saat virus asli COVID-19 menginfeksi, tubuh dapat dengan cepat mengenali virus dan langsung mengeluarkan antibodi khusus yang diperuntukkan melawan virus tersebut. Selain itu alasan lain pemberian vaksin COVID-19 dua kali adalah agar tubuh memproduksi lebih banyak antibodi yang dapat melawan virus COVID-19. Semakin banyak paparan, maka tubuh akan memproduksi lebih banyak antibodi.   Kapan Saya Dapat Melakukan Vaksinasi? Bagi Sobat KG yang belum mengetahui kapan dapat melakukan vaksinasi, sebenarnya proses vaksinasi sedang berlangsung. Namun, periode waktu vaksinasi terbagi-bagi yang disesuaikan dengan kelompok sasaran utama, yaitu: 1. Periode 1 (Januari – April 2021) Pada periode ke-1, vaksinasi COVID-19 diprioritaskan pada tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang di fasilitas kesehatan yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran di fasilitas kesehatan. 2. Periode 2 (Januari – April 2021) Pada periode ke-2 vaksinasi COVID-19 diprioritaskan untuk petugas layanan publik seperti TNI/POLRI, petugas bandara/stasiun/terminal/perbankan/perusahaan listrik negara, perusahaan air minum daerah, dan petugas pemberi layanan publik lainnya, serta orang yang memasuki usia ≥ 60 tahun. dr. Irma Lidia dari Tim Dokter Lifepack menambahkan bahwa vaksin Sinovac pada lansia diberikan dengan interval dua dosis 28 hari. Vaksin diberikan dengan hati-hati serta melalui skrining yang cermat. 3. Periode 3 (April 2021 – Maret 2022) Pada periode 3, vaksinasi akan diberikan dengan sasaran prioritas orang-orang yang masuk kelompok rentan dari segi geospasial, sosial, dan ekonomi. 4. Periode 4 (April 2021 – Maret 2022) Periode ke-4 vaksinasi akan ditujukan pada masyarakat dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin.    Referensi: Lifepack, Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. 2021. Situasi Virus COVID-19 di Indonesia. Diakses pada 2021.

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at:

Serba-Serbi Vitamin C

Minum suplemen vitamin C saat pandemi terasa seperti kewajiban, sebagai upaya meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit. Namun faktanya, benarkah kita wajib minum suplemen vitamin C setiap hari? Vitamin C memang berguna bagi manusia. Fungsi vitamin C bagi tubuh antara lain: berperan dalam pembentukan sistem imunitas tubuh berperan dalam pertumbuhan, perkembangan, dan perbaikan jaringan tubuh mempertahankan kesehatan kulit, pembuluh darah, gigi, tulang, tulang rawan membantu penyerapan mineral seperti besi antioksidan membantu menurunkan asam urat berlebih.   Vitamin C dapat diperoleh melalui: makanan/ minuman yang secara alami mengandung vitamin C, makanan/minuman yang difortifikasi (secara sengaja ditambahkan) dengan vitamin C, atau melalui suplemen vitamin C.   Vitamin C harus dikonsumsi setiap hari karena: tubuh manusia tidak dapat membuat sendiri vitamin C tubuh manusia tidak dapat menyimpan vitamin C dalam jangka waktu lama tubuh membutuhkan vitamin C agar dapat berfungsi dengan optimal.   Pada umumnya, pola makan yang baik, yang menyertakan buah dan sayur, telah cukup memenuhi kebutuhan harian vitamin C. Pemberian suplemen vitamin C diperlukan jika kebutuhan vitamin C meningkat, terdapat gangguan penyerapan vitamin C, dan atau asupan yang tidak memadai. Vitamin C bersifat larut dalam air, mudah rusak karena suhu panas, sinar matahari, dan oksidasi udara. Karena itu, cara menyimpan, mencuci, menyiapkan, dan memakan buah dan sayur dapat memengaruhi kadar vitamin C di dalamnya. Untuk menjaga kadar vitamin C dalam buah dan sayur agar tidak banyak terbuang atau hilang, ikuti beberapa kiat berikut: Hindari menyimpan sayur dan buah terlalu lama. Pilih buah dan sayur yang segar, tidak ada bagian yang busuk atau rusak. Simpan buah dan sayur dalam tempat dengan suhu rendah dan terhindar dari sinar matahari. Cuci buah dan sayur dengan air mengalir. Jangan merendam buah dan sayur. Segera makan buah yang sudah dikupas dan dipotong. Hindari mengupas dan memotong buah jika belum ingin memakannya. Memotong buah dan sayur dengan ukuran kecil-kecil dapat membuat sebagian vitamin C rusak atau hilang karena paparan permukaan buah dengan udara. Jadi, potong dalam ukuran besar dan gigitlah ketika akan memakannya. Potong-potong sayur atau buah sesudah mencuci agar tidak banyak vitamin yang terbuang bersama air ketika proses mencuci. Jika ingin memasak sayur, gunakan sesedikit mungkin air dan usahakan agar kuah sayur juga dikonsumsi. Jika merebus sayuran, jangan buang air rebusan, gunakan untuk kuah masakan lain. Hindari memasak sayur atau buah lama-lama. Suhu panas ketika memasak akan menurunkan kadar vitamin C. Masaklah hanya untuk sekali makan agar tidak perlu menyimpan dan memanaskan sisa sayur. Makanlah segera sayur yang sudah dimasak karena paparan udara dan panas akan menurunkan kadar vitamin C.   (oleh: dr. Santi/Medical Center KG)

Created By AGATHA TRISTANTI

Published at:

Siap Vaksin Covid-19? Yuk, Kenali Persyaratannya! #KGsiapvaksin

Hingga saat ini, pandemi Covid-19 dan kasus penularannya masih terus terjadi. Namun, kabar baik bagi kita semua bahwa program vaksinasi sudah mulai dilakukan di berbagai negara termasuk di Indonesia. Kini vaksin Covid-19 masih dalam proses distribusi ke seluruh penjuru Indonesia agar sebanyak mungkin masyarakat bisa mendapatkannya sehingga terbentuk kekebalan kelompok. Penerima vaksin tahap awal adalah para nakes dan lansia, mereka yang tergolong lebih rentan tertular Covid-19. Jadwal vaksinasi untuk masyarakat umum masih belum dikeluarkan pemerintah. Sambil menunggu program vaksinasi digulirkan untuk masyarakat umum, ada baiknya kita mulai dulu dengan belajar lebih jauh tentang vaksin agar ketika saatnya vaksinasi tiba, kita sudah siap. Simak tuntas artikel ini ya! Seberapa Penting Vaksin Covid-19? Seperti kita ketahui, Covid-19 sudah menjadi wabah global yang melanda seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, pandemi ini telah berlangsung hampir sebelas bulan sejak kasus pertama diumumkan. Jumlah kasus positif dan kematian yang terus meningkat kini membawa Indonesia masuk lima besar negara dengan jumlah kasus positif Covid-19 tertinggi di Asia. Lalu, bagaimana vaksin Covid-19 memberi harapan akan berakhirnya wabah ini? Apa sebenarnya vaksin? Vaksin umumnya mengandung patogen penyebab penyakit tetapi telah dimatikan atau dilemahkan sehingga tidak berbahaya bagi tubuh. Sebaliknya, vaksin dapat membentuk antibodi yang dapat melindungi tubuh kita jika virus penyakit yang sama datang di masa mendatang. Misalnya, vaksin difteri yang diberikan kepada seseorang yang belum pernah terjangkit difteri. Patogen penyebab difteri dalam vaksin yang telah dimatikan atau dilemahkan akan menstimulasi tubuh untuk membentuk antibodi terhadap bakteri Corynebacterium (bakteri penyebab difteri). Maka, jika suatu saat orang tersebut terinfeksi, tubuhnya sudah memiliki antibodi untuk melawan patogen penyebab difteri di dalam tubuh. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), mencegah penularan Covid-19 tidak cukup hanya dengan menggunakan masker. Masker hanya mengurangi kemungkinan kita terpapar virus atau menyebarkan virus ke orang lain. Namun, dengan vaksin, kita dapat membentuk kekebalan tubuh agar siap melawan virus saat terinfeksi. Dengan vaksin, tubuh menjadi lebih kuat dalam melawan infeksi dan pandemi kita harapkan bisa berakhir.   Syarat Penerima Vaksin Meski vaksin dapat sangat membantu melawan infeksi, nyatanya tidak semua orang bisa mendapatkan vaksin Covid-19, loh! Terdapat beberapa persyaratan kesehatan yang perlu dipenuhi untuk mendapatkan vaksin ini. Apa saja? 1. Tidak memiliki riwayat penyakit tertentu Syarat pertama penerima vaksin Covid-19 adalah lolos tahap skrining kesehatan sebelum menerima vaksin. Kita bisa lolos skrining jika tidak memiliki masalah kesehatan, seperti: Sedang menderita Covid-19 Sedang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) seperti hidung tersumbat, batuk, atau sesak napas dalam 7 hari terakhir Sedang menjalani terapi aktif jangka panjang Memiliki riwayat penyakit jantung, autoimun, gagal ginjal kronis, hipertensi, diabetes melitus, penyakit saluran pencernaan kronis, hipertiroid, kanker, kelainan darah, defisiensi imun, penyakit paru, dan HIV. Sedang menjalani terapi hemodialisis, dialisis peritoneal, transplantasi ginjal, atau penggunaan obat-obatan kortikosteroid 2. Tidak dalam keadaan hamil atau menyusui 3. Tidak ada riwayat kontak erat dengan penderita Covid-19 4. Suhu tubuh normal, < 37,5°C   Kapan Periode Vaksinasi Covid-19? Pemerintah Indonesia telah menyusun periode vaksinasi dan mengimbau agar seluruh masyarakat melakukan vaksinasi. Proses vaksinasi terbagi menjadi beberapa periode yang disesuaikan dengan kelompok prioritas, yaitu: 1. Periode 1 (Januari – April 2021) Pada periode ke-1, vaksinasi Covid-19 diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang di fasilitas kesehatan, dan mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran di fasilitas kesehatan. 2. Periode 2 (Januari-April 2021) Pada periode ke-2, vaksinasi Covid-19 diprioritaskan untuk petugas layanan publik seperti TNI/POLRI, petugas bandara/stasiun/terminal, perbankan, perusahaan listrik negara, perusahaan daerah air minum, dan petugas pemberi layanan publik lainnya, serta orang-orang yang telah memasuki usia lanjut ≥ 60 tahun. 3. Periode 3 (April 2021-Maret 2022) Sasaran vaksinasi pada periode ke-3 adalah orang-orang yang kelompok rentan dari segi geospasial, sosial, dan ekonomi. 4. Periode 4 (April 2021- Maret 2022) Pada periode ke-4, sasaran vaksinasi Covid-19 adalah masyarakat dengan pendekatan klaster sesuai ketersediaan vaksin. dr. Irma Lidia dari Tim Dokter Lifepack menyebutkan bahwa vaksin Covid-19 akan diberikan dua dosis dengan rentang waktu tertentu (tergantung jenis vaksinnya). Patuhi dua dosis tersebut untuk mendapatkan level proteksi yang diharapkan. Perlu diingat juga, bahwa meski sudah mendapatkan vaksin, sebaiknya tetap menjalankan protokol kesehatan karena butuh waktu untuk pembentukan antibodi.   Setelah memahami sejumlah syarat dan periode vaksinasi Covid-19, sudahkah Warga KG siap menjalani proses vaksinasi? Jika masih khawatir akan efek samping vaksinasi yang informasinya simpang-siur, Employee Assistance Program (EAP) Kompas Gramedia menghadirkan webinar bertemakan “Vaksin Covid-19? Siapa Takut? #KGsiapvaksin” untuk mengupas tuntas soal vaksinasi Covid-19, pada Kamis, 24 Februari 2021, pukul 14.00 WIB.  Webinar akan menghadirkan Juru Bicara Kementerian Kesehatan sekaligus Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid. sebagai narasumber. Secara eksklusif untuk Karyawan KG, dr. Nadia akan menjawab pertanyaan seputar seluk-beluk vaksin Covid-19, pelaksanaannya, hingga soal ada tidaknya efek samping vaksinasi. Kebutuhan dan kesejahteraan Karyawan KG adalah prioritas perusahaan. Oleh karena itu, jangan lewatkan kesempatan webinar ini dengan segera mendaftarkan diri melalui menu Wellbeing Event di laman EAP atau langsung daftar di sini. Salam sehat dan sampai berjumpa, Sobat KG! #KGsiapvaksin #KGBISA    Penulis: Nada Karisma (Lifepack) Penulis & Penyunting: Brigitta Valencia Bellion

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at:

Promo Lifepack Februari-Maret 2021: Hidup Sehat Semakin Mudah dan Murah!

Memiliki tubuh sehat disertai imun kuat wajib menjadi perhatian utama setiap orang. Perhatian ini khususnya perlu ditingkatkan selama masa new normal akibat pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung satu tahun belakangan. Terutama, bagi mereka yang masih harus berkegiatan di luar rumah. Kompas Gramedia sangat menyadari pentingnya kesehatan para karyawan, yang selama pandemi memiliki akses terbatas ke sejumlah fasilitas kesehatan. Melalui jalinan kerja sama dengan Lifepack sebagai apotek digital, akses karyawan KG terhadap layanan konsultasi kesehatan serta proses pembelian suplemen hingga obat pun semakin terasa mudah, cepat, dan nyaman.  Tak hanya mudah, hidup sehat juga dapat diperoleh dengan biaya relatif lebih murah melalui berbagai promo yang disediakan khusus oleh Lifepack untuk Sobat KG. Lalu apa saja, sih, promo yang tersedia di periode kali ini?  Simak daftar promo Lifepack periode Februari - Maret 2021 berikut ini! Diskon Obat Rutin: Voucher diskon 20%      *minimal transaksi Rp500.000,00, berlaku hingga Maret 2021 Diskon Rp5.000,00 | Kode: FEBRUARYHEALTHY5       *minimal transaksi Rp25.000,00, berlaku 1 - 20 Februari 2021 Diskon Rp10.000,00 | Kode: FEBRUARYHEALTHY10      *minimal transaksi Rp100.000,00, berlaku 1 - 20 Februari 2021 Diskon Rp25.000,00 |Kode: FEBRUARYHEALTHY25      *minimal transaksi Rp200.000,00, berlaku 1 - 20 Februari 2021 Diskon Rp50.000,00 |Kode: FEBRUARYHEALTHY50      *minimal transaksi Rp350.000,00, berlaku 1 - 20 Februari 2021 Diskon Rp100.000,00 |Kode: FEBRUARYHEALTHY100      *minimal transaksi Rp600.000,00, berlaku 1 - 20 Februari 2021 Diskon Ongkir Reguler Rp20.000,00      *tanpa minimal transaksi untuk pengiriman reguler ke seluruh Indonesia Mari bersama-sama berjuang melewati pandemi Covid-19 dengan tetap menjaga kesehatan kamu, ya, Sobat KG!

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at:

Segala Sesuatu Tentang Diare

Siapa yang tak pernah mengalami diare? Penyakit ini dikenal sebagai ‘penyakit rakyat’ dan sering kali dianggap sepele. Padahal, diare dapat mengakibatkan gangguan kesehatan yang cukup fatal bahkan bisa berujung pada kematian jika tidak ditangani dengan baik. Pada musim hujan, penyakit diare semakin sering dijumpai. Hal ini disebabkan air hujan kerap membentuk genangan atau bahkan menimbulkan banjir yang akan mengangkat berbagai kotoran di permukaan jalanan. Bersama dengan itu, genangan air akan mencemari sumber air, bagian tubuh atau berbagai benda lain yang terkena genangan air atau cipratan air kotor tersebut. Pencemaran ini berpotensi menyebarkan berbagai virus, bakteri, dan parasit yang dapat menyebabkan diare. Diagnosis diare ditegakkan ketika orang mengalami buang air besar (BAB) dengan konsistensi cair/encer dalam frekuensi lebih sering dari biasanya, atau 3 kali atau lebih dalam 1 hari. Pada umumnya diare akan sembuh sendiri tanpa banyak pengobatan, dalam waktu beberapa hari. Yang perlu mendapat perhatian adalah kecukupan cairan dan elektrolit yang hilang selama proses diare. Jika tidak, kita dapat terkena dehidrasi dan ketidakseimbangan jumlah elektrolit. Pada anak-anak, selain dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit, perlu juga diperhatikan asupan nutrisi agar tumbuh kembang anak tidak terhambat. Ketika diare, minumlah cairan lebih banyak. Hindari minuman yang mengandung kafein (kopi, teh, cokelat), soda, dan alkohol. Cairan oralit sangat direkomendasikan untuk mengganti cairan dan elektrolit yang terbuang ketika diare agar kita terhindar dari dehidrasi. Jika tidak tersedia oralit yang siap minum, buatlah oralit di rumah dengan cara melarutkan: 6 sendok teh gula ½ sendok teh garam 1 liter air matang.   Tanda-tanda dehidrasi yang perlu diwaspadai adalah: ubun-ubun pada bayi terlihat cekung mata cekung mata terlihat kering dan tidak mengeluarkan air mata ketika menangis bibir dan lidah kering pusing lelah rasa haus akan timbul pada dehidrasi ringan sampai sedang, tetapi pada dehidrasi berat, rasa haus akan hilang dan pasien akan kesulitan minum kulit terlihat kering dan tidak berkeringat pada dehidrasi berat, jika kulit dicubit, bekas cubitan tidak kembali dalam waktu 2 detik detak jantung meningkat tensi menurun anak rewel atau terlihat mengantuk tidak buang air kecil setelah 3 jam urine terlihat kuning, kuning tua, atau orange jumlah urine sedikit dan berbau menyengat.   Selain adanya tanda-tanda dehidrasi, segera konsultasikan kepada tenaga kesehatan jika saat diare kita mengalami: darah segar pada tinja tinja berwarna kehitaman dan lengket demam diare tidak kunjung sembuh setelah 2 hari mual dan muntah sehingga tidak dapat minum nyeri yang hebat diare dialami sesudah bepergian diare dialami setelah konsumsi obat-obatan.   Agar terhindar dari diare terutama pada musim hujan: Hindari bermain di genangan air atau banjir. Segera cuci bagian tubuh yang terkena air hujan, genangan air, atau air banjir dengan sabun dan air yang mengalir. Cuci tangan sebelum makan, sebelum menyentuh wajah, sebelum berkontak dengan bayi dan anak, sebelum menyiapkan makanan/minuman, dan sesudah berkontak dengan sesuatu yang kotor (sehabis BAB, mengganti popok, membuang sampah, dll) Cuci buah dan sayur dengan air mengalir. Gunakan pisau dan talenan yang berbeda pada makanan mentah dan perlu dimasak (misalnya ayam, daging, ikan, sayur, dll) dan pada makanan matang atau langsung dapat dimakan (misalnya roti, kue, buah, dll) Pastikan kebersihan makanan, minuman, dan alat makan yang digunakan. Hindari/batasi jajan di tempat sembarangan. Jika terpaksa harus jajan, pilih makanan yang baru dimasak ketika kita memesan atau pilih makanan yang disajikan dalam keadaan panas. Bawa alat makan (tempat makan, sendok, botol minum) dari rumah. Hindari makanan mentah atau setengah matang. Hindari makanan yang terlalu asam, terlalu pedas, dan terlalu berminyak. Makanlah makanan yang mengandung prebiotika dan probiotika. Perbanyak makan buah dan sayur. Cukupi kebutuhan cairan. Tutup makanan agar terhindar dari lalat, kecoa, atau debu. Hindari memanaskan makanan berkali-kali. Diare dapat dicegah dengan mudah. Pencegahan diare terutama pada anak dapat menyebabkan kualitas tumbuh kembang anak terjaga dengan baik. Mari kita hidup sehat. (dr. Santi/Medical Center KG)

Created By AGATHA TRISTANTI

Published at:

Integrasi MyKG dengan Lifepack

Fasilitas kesehatan semakin menjadi prioritas utama pada masa "New Normal" sekarang ini. Kompas Gramedia menyadari pentingnya kesehatan para karyawan terutama di masa pandemi yang membatasi akses karyawan ke fasilitas kesehatan terdekat. KG pun bekerja sama dengan Lifepack untuk menyediakan akses layanan konsultasi kesehatan yang mudah dijangkau, kredibel, cepat, dan aman. Lifepack sendiri merupakan apotek digital yang menerapkan Good Pharmacy Practice dalam pelayanan kefarmasian dengan melibatkan tim dokter dan apoteker yang tersertifikasi, sehingga antre membeli obat terdengar kedaluarsa.  Integrasi Lifepack dengan MyKG dilakukan untuk menambah fasilitas kesehatan berupa digital health service bagi karyawan KG sehingga memudahkan untuk berobat tanpa harus bepergian. Beragam keuntungan yang didapat karyawan melalui kolaborasi Kompas Gramedia bersama Lifepack, antara lain: Layanan Lifepack untuk semua karyawan KG (Medical Reimbursement dan Non-Medical Reimbursement) di seluruh Indonesia. Real Time Pagu (pembayaran dilakukan langsung dengan mengurangi Pagu Kesehatan bagi karyawan yang memiliki fasilitas Medical Reimbursement).  Mudah dan murah konsultasi dengan dokter.  Gratis konsultasi dengan dokter umum Konsultasi dokter spesialis mulai dari harga Rp50.000,00 Bisa konsultasi dengan dokter Medical Center KG 4. Transaksi nontunai. 5. Penggantian Medical 100% (periode terbatas). 6. Promo bebas ongkir hingga akhir Oktober 2020. 7. Loyalty program (poin dapat ditukarkan dengan voucher, suplemen, MCU, dll.)   Lalu, bagaimana karyawan KG dapat memanfaatkan kolaborasi Lifepack dengan Kompas Gramedia? Ikuti langkah berikut ini: Registrasi: Saat pertama kali penggunaan, lakukan registrasi Lifepack untuk karyawan dan keluarga tertanggung via MyKG melalui tautan: https://mykg.id/eap/lifepack-registration  Mengunduh aplikasi Lifepack di Playstore (Android) atau Appstore (iOS)   Setiap kali transaksi: Log in aplikasi Lifepack menggunakan nomor ponsel yang sudah didaftarkan di tautan Registrasi Lifepack MyKG. OTP (One Time Password) akan dikirimkan melalui SMS ke nomor ponsel yang didaftarkan. Pastikan Pagu Kesehatan tertampil di aplikasi Lifepack (bagi karyawan yang memiliki fasilitas Medical Reimbursement). Transaksi digital health service dengan cara memasukkan foto resep atau konsultasi dengan dokter umum maupun dokter spesialis di aplikasi Lifepack. Memilih opsi pembayaran dengan pagu saat ingin membeli obat yang diresepkan. Obat akan diantarkan langsung ke alamat yang dituju.   Sosialisasi mengenai integrasi MyKG dengan Lifepack akan diadakan bagi karyawan Kompas Gramedia untuk memberikan informasi dan pemahaman lebih lanjut mengenai kemudahan, keuntungan, dan manfaat apa saja yang bisa didapatkan karyawan dari integrasi tersebut.  Jangan sampai kelewatan acaranya!  Lifepack for KG: Sosialisasi Integrasi MyKG dengan Lifepack  Rabu, 21 Oktober 2020, pukul 14.00 - 15.30 WIB.  Segera daftarkan dirimu di sini ya! 

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at:

BPJS Kesehatan

Kompas Gramedia selalu menaati dan mendukung pemerintah dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), khususnya bagi pekerja. Oleh karena itu, bagi karyawan yang belum mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan sebagai Pekerja Penerima Upah (PPU) dapat mendaftarkan secara online melalui https://hr.kompasgramedia.com/BPJSadd.php.

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at:

Makanan dan Minuman Alami Penurun Gula Darah

Penderita diabetes semakin banyak. Edukasi tentang penyakit diabetes perlu sekali digencarkan karena banyak penderita diabetes yang tidak menyadari bahwa dirinya mengidap diabetes. Diagnosis diabetes sering kali baru tegak ketika sudah terjadi berbagai komplikasi yang sebetulnya sangat bisa dicegah jika pengobatan dilakukan pada tahap dini. Pada dasarnya pengobatan diabetes mencakup: pengaturan pola makan olahraga dan aktif bergerak monitor kadar gula darah secara teratur cegah atau kontrol komplikasi diabetes terapi obat-obatan dari dokter.   Obat-obatan yang diberikan berbeda-beda pada setiap penderita. Jenis, jumlah, dosis, dan frekuensi minum obat dapat berubah-ubah tergantung respons tubuh dan gaya hidup yang dijalankan penderita. Agar membantu pengobatan, penderita diabetes perlu senantiasa menerapkan seluruh prinsip pengobatan diabetes seperti disebutkan di atas. Dalam pengaturan makan, penderita sebaiknya mengetahui makanan dan minuman yang berpotensi menurunkan gula darah secara alami. Namun perlu diingat, makanan/minuman ini hanya bersifat membantu mengontrol kadar gula darah dan tidak disarankan menggantikan atau menurunkan dosis obat tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter. Makanan/minuman penurun gula darah secara alami, antara lain: Kayu manis Berdasarkan beberapa penelitian, kayu manis terbukti dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Kayu manis tersedia dalam bentuk bubuk dan batang. Rempah ini dapat dibubuhkan pada masakan misalnya sup atau bisa ditambahkan pada minuman seperti teh atau kopi. Bisa pula dibuat menjadi minuman dengan cara merebus atau menyeduh kayu manis. Cengkih Cengkih umum dijumpai dalam bentuk kuncup bunga kering dan bubuk. Cengkih dapat ditambahkan sebagai rempah pengharum masakan, bahkan dapat mengharumkan nasi jika ditambahkan pada beras yang akan ditanak. Selain itu, cengkih juga dapat dinikmati sebagai minuman; biasa dicampurkan dalam seduhan kayu manis. Jahe Selain berpotensi menurunkan gula darah, jahe mempunyai berbagai khasiat lain seperti antiradang, antibakteri, antivirus, dan lainnya. Kuliner kita tidak asing dengan penggunaan jahe. Selain ditambahkan dalam berbagai masakan, jahe juga sering diseduh atau direbus bersama rempah lain seperti kayu manis, cengkih, kapulaga, atau dicampurkan dengan irisan lemon untuk menjadi minuman yang nikmat. Fenugreek Biji fenugreek juga dikenal dengan nama kelabat, klabet, atau hulbah.  Biji ini umum digunakan dalam masakan kari, bisa juga dicampur dalam adonan roti. Biji kelabat banyak mengandung serat dan berbagai zat kimia lain yang berguna memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat serta gula, memperbaiki pemakaian gula oleh tubuh, dan meningkatkan jumlah insulin yang dilepas sehingga dapat menurunkan gula darah. Cara mudah menikmati biji kelabat ini adalah menyeduhnya dengan air panas untuk menjadi teh. Tambahkan kayu manis agar terasa manis. Bawang putih Bumbu dapur ini sangat umum digunakan dalam berbagai jenis masakan. Bahkan dalam ketoprak, bawang putih mentah menjadi salah satu ciri khas bumbunya. Selain fungsinya mengharumkan masakan, bawang putih dapat menurunkan gula darah, menurunkan tensi yang meningkat, dan menurunkan kolesterol berlebih. Bawang putih dapat dikonsumsi mentah-mentah, dicampur dalam salad, atau ditumis bersama berbagai masakan. Tersedia pula dalam bentuk suplemen bagi yang tidak suka dengan bau dan rasanya. Ketumbar Bagian ketumbar yang umum digunakan adalah daun dan bijinya. Daun ketumbar sering dijadikan hiasan pemanis hidangan, ditambahkan ke dalam sup, dan sering pula dimasak atau ditumis dengan daging atau hidangan laut. Daun ketumbar sering dijumpai dalam masakan Thailand dan Vietnam. Biji ketumbar sering dimasukkan ke campuran bumbu dan juga dapat direbus untuk menjadi minuman. Biji dan daun ketumbar berfungsi sebagai antioksidan serta memiliki kemampuan menurunkan gula darah dan kolesterol jahat. Pare Di balik rasa pahitnya, buah pare ternyata dapat menurunkan gula dalam darah karena kandungan di dalamnya yang dapat berfungsi seperti insulin. Semakin matang, pare akan terasa semakin pahit. Pare dapat ditumis, dikukus, atau dijadikan sup. Agar lebih nikmat, tambahkan protein seperti daging ayam, daging sapi, udang, dan lainnya. Okra Okra dikenal pula sebagai lady’s fingers karena bentuknya yang menyerupai jari. Okra adalah makanan rendah kalori yang tinggi serat sehingga selain membantu menurunkan gula darah, okra juga dapat membantu penurunan berat badan. Okra bisa dinikmati sebagai lauk dengan cara dikukus, dijadikan sup, ditumis, dicampur dengan sayuran lain, tempe, atau daging. Bisa dibuat menjadi acar sehingga tidak membosankan. Bagi yang tidak menyukai rasanya, okra dapat dibuat menjadi minuman. Caranya, cuci dan potong-potong okra, kemudian rendam dalam segelas air minum selama semalam. Okra siap diminum. Aloe vera Lebih dikenal dengan nama lidah buaya. Selain berfungsi sebagai antioksidan dan antiradang, lidah buaya mampu menurunkan gula darah. Lidah buaya dapat dikonsumsi dengan cara ditumis, dijadikan sup, atau dibuat menjadi minuman. Bila dijadikan minuman, hindari atau batasi pemakaian gula pasir, sirup, atau susu kental manis. Kandungan air yang banyak dan kandungan kalori yang rendah membuat lidah buaya dapat membantu menjaga kecukupan cairan tanpa penambahan asupan kalori yang berlebih. Keluarga kubis-kubisan Sayuran dari keluarga kubis-kubisan seperti berbagai jenis kol, kembang kol, dan brokoli dikenal manfaatnya dalam menurunkan gula darah. Sayuran ini tinggi serat dan rendah kalori. Karena itu, konsumsi sayuran keluarga kubis dapat membantu memberi rasa kenyang dengan kalori rendah. Selain membawa manfaat bagi penderita diabetes, sayuran jenis ini juga membantu penurunan berat badan.   Pola makan yang baik, didukung olahraga secara teratur, pengendalian stres, dan pencapaian berat badan ideal, akan membantu pengelolaan diabetes tipe 2. Makanan/minuman penurun gula darah dapat dikonsumsi sepanjang dalam batas konsumsi pada umumnya. Makanan/minuman tersebut bersifat membantu pengelolaan diabetes dan tidak boleh menggantikan fungsi obat-obatan yang diberikan. Walaupun bermanfaat, hindari membatasi konsumsi hanya pada makanan/minuman di atas. Tubuh kita juga membutuhkan berbagai zat gizi lain yang harus dipenuhi dengan pola makan gizi lengkap, beraneka ragam, dan seimbang. Bagaimanapun segala sesuatu yang baik belum tentu menjadi lebih baik jika ditambah secara berlebihan. (dr. Santi/Medical Center KG)

Created By AGATHA TRISTANTI

Published at:

Resolusi Sehat Tahun Baru Anti-Gagal

Awal tahun dianggap sebagai momen tepat untuk memulai hidup baru yang tentunya diharapkan akan menjadi lebih baik, lebih sehat, lebih sejahtera, dan lebih positif. Sayangnya, berdasarkan berbagai studi, hampir 80% resolusi tahun baru yang telah dibuat gagal dicapai. Lalu, bagaimana cara memperkecil kemungkinan gagal? Suatu resolusi harus memenuhi berbagai syarat berikut: Find ‘the why’ and you will find ‘the how’. Selalu cari alasan di balik berbagai resolusi. Alasan kuat yang memotivasi sebuah resolusi akan menuntun kita ke cara yang tepat untuk mewujudkannya. Jika motivasi kurang kuat, maka kita akan selalu dapat menemukan pembenaran jika kita mangkir. Misalnya, resolusi menurunkan berat badan. Jika alasannya kuat, contohnya, berat badan sudah mencapai taraf mengancam kehidupan, atau misalnya akan menikah 3 bulan lagi sehingga harus menurunkan berat badan agar dapat mengenakan gaun pernikahan, maka sangat besar kemungkinan orang akan mencari cara dan menjalankannya sampai resolusi ini berhasil. Tetapi jika alasan menurunkan berat badan kurang kuat dan jika tidak turun juga tidak apa-apa, maka kita akan sering ‘nakal’ dan selalu mendapatkan pembenaran diri. Misalnya makan berlebihan saat ke pesta, kita akan mudah membenarkan diri dengan mengatakan hanya sesekali saja, mumpung banyak makanan enak, dan sebagainya. Think big, act small. Bermimpilah yang besar tetapi pecah kecil-kecil mimpi tersebut agar dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya ingin menurunkan berat badan 25 kg. Maka, pecah menjadi turun 2 kg dalam 1 bulan atau 0.5 kg dalam 1 minggu. Dengan demikian, setiap hari kita dapat membatasi asupan kalori dan memperbesar penggunaan kalori agar tercapai penurunan 0,5 kg per minggu. Publish your wish. Publikasi sering kali menjadi pisau bermata dua. Jika kita bijaksana, publikasi resolusi kita (misalnya di media sosial) akan membuat kita lebih terpacu untuk mewujudkannya dan diharapkan pasangan hidup, sanak keluarga, serta rekan-rekan akan memberi dukungan. Choose achievable one. Bermimpi besar diperbolehkan, tetapi pilihlah dan yakini bahwa mimpi besar tersebut memungkinkan untuk dicapai dengan kemampuan diri sendiri. Adjust your capabilities. Setiap orang punya kemampuan yang berbeda. Kenali kemampuan diri dan sesuaikan resolusi dengan kemampuan diri. Misalnya, jika ingin menurunkan berat badan, ada orang yang mampu secara total menghindari berbagai makanan berkalori tinggi dan mau secara rutin olahraga, tetapi tidak semua orang punya kemampuan seperti itu. Jika tidak mampu, lakukan secara bertahap. Tidak dapat berlari, tidak apa-apa, tetapi bergeraklah maju selangkah. Satu langkah maju lebih baik daripada hanya diam di tempat. Make it measurable. Indikator objektif sangat krusial agar kita dapat menentukan keberhasilan sebuah resolusi. Misalnya, jangan hanya mengatakan saya ingin menurunkan berat badan, tetapi katakan saya ingin menurunkan berat badan 20 kg atau sampai lingkar perut turun 20 cm. Give time limit. Sebuah resolusi akan lebih baik jika diikat dengan tenggat waktu. Misalnya, dalam 1 tahun akan menurunkan berat badan sebanyak 25 kg, maka setiap minggu akan menurunkan berat 0,5 kg. Tenggat waktu mempermudah kita menilai keberhasilan (atau kegagalan) sehingga dapat membuat rencana yang lebih baik. Always evaluate and plan. Evaluasi harus selalu dilakukan baik dalam jangka waktu yang singkat (misalnya setiap minggu) dan jangka waktu yang lebih panjang (misalnya setiap 3 bulan). Jika gagal mencapai target, evaluasi mengapa kegagalan terjadi dan buat rencana baru. Celebrate every little success. Merayakan keberhasilan membuat kita lebih termotivasi untuk meraih sukses berikutnya. Perlu diperhatikan bahwa bentuk perayaan harus sejalan dengan resolusi. Misalnya telah berhasil menurunkan 2 kg berat badan selama 1 bulan, maka hadiah untuk diri sendiri jangan berbentuk kue tart yang tentunya akan mengacaukan resolusi penurunan berat badan. Pilih bentuk lain misalnya membeli peralatan untuk memasak sehat, perlengkapan olahraga, menonton konser, dan sebagainya. Commitment and consistent. Dua kata ini sangat perlu ditanamkan. Keberhasilan resolusi berakar pada komitmen dan konsisten melakukan hal-hal kecil setiap saat. Jika ternyata ada tindakan yang melenceng dari tujuan, janganlah menghukum diri, anggap sebagai sebuah kegagalan; evaluasi, buat rencana baru, dan eksekusi. Lakukan terus-menerus.   Selamat tahun baru! (dr. Santi/Medical Center KG @kenapayadok.com)

Created By AGATHA TRISTANTI

Published at:

Perubahan Jam Operasional Lifepack untuk Libur Natal dan Akhir Tahun

Halo, Keluarga Kompas Gramedia! Libur Natal dan libur akhir tahun sudah di depan mata, nih! Kamu sudah punya rencana apa saja untuk liburan kali ini? Employee Asssistance Team Kompas Gramedia dan Lifepack ingin mengucapkan selamat berlibur kepada semua Keluarga Kompas Gramedia. Nah, di mana pun lokasi kalian berada nanti, bisa jadi staycation ataupun liburan di rumah, kalian tetap bisa menggunakan Lifepack sebagai fasilitas kesehatan andalan kalian dan keluarga. Lifepack punya 3 apotek yang berlokasi di Bintaro, Tebet, dan Surabaya. Jam operasional Lifepack sehari-hari pukul 08.00-21.30 WIB. Karyawan KG yang ingin berkonsultasi dengan dokter bisa menyesuaikan dengan jam operasional, ya! Lifepack juga punya jam operasional yang berbeda untuk setiap apotek: Apotek di Bintaro beroperasi jam 08.00-21.30 WIB, apotek di Tebet beroperasi jam 09.00-18.00 WIB, dan apotek di Surabaya beroperasi jam 09.00-18.00 WIB. Selain itu, opsi pengiriman instan dapat dilakukan jika pengguna Lifepack telah menyelesaikan pembayaran sebelum pukul 19.00 WIB untuk hari biasa dan sebelum pukul 17.00 WIB pada akhir pekan. Jika melewati waktu tersebut, maka obat akan dikirimkan keesokan harinya sesuai jam operasional.   Terkait hari libur nanti, akan ada perubahan jam operasional Lifepack yang harus Karyawan KG perhatikan karena jadwal pengiriman obat akan menyesuaikan jam operasional sementara. Perubahan jam operasional Lifepack untuk apotek di Jakarta dan Surabaya adalah sebagai berikut:  Jakarta:  25 Desember 2020: 08.00-21.30 WIB 31 Desember 2020: 08.00-17.00 WIB 1 Januari 2021: 12.30-21.30 WIB   Surabaya: 25 Desember 2020: 13.30-21.30 WIB 31 Desember 2020: 08.00-20.30 WIB 1 Januari 2021: 13.30-21.00 WIB   Yuk, penuhi kebutuhan kesehatan kamu melalui Lifepack karena masih ada reimbursement 100% untuk setiap pembelian obat Keluarga Kompas Gramedia. Dengan berbelanja obat di Lifepack, kamu juga akan mendapatkan obat asli dengan harga dijamin lebih murah ditambah gratis ongkir. Apabila terdapat pertanyaan mengenai kerja sama antara Lifepack dengan Kompas Gramedia, silakan langsung menghubungi CS Lifepack di 0813-8833-2939 ya!  Untuk info lebih lengkap mengenai manfaat integrasi antara Lifepack dengan MyKG, kamu bisa langsung baca info lengkapnya di sini. Jadi, tunggu apa lagi? Segera lakukan registrasi di Lifepack melalui tautan https://mykg.id/medical-center/lifepack-registration dan manfaatkan keuntungan dari Lifepack untuk Karyawan KG sekarang juga! Selamat liburan, dan jangan lupa tetap jaga kesehatan, serta taati protokol kesehatan ya, Keluarga Kompas Gramedia!

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at:

Kesalahan Penggunaan Hand Sanitizer

Mencuci tangan merupakan tindakan sederhana yang mudah dilakukan dan sepenuhnya di bawah kontrol kita. Sejak Covid-19 mewabah di mana-mana, seruan cuci tangan semakin gencar dilakukan. Jumlah orang yang mulai membiasakan diri untuk cuci tangan meningkat drastis. Perusahaan kita pun telah menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai. Meski demikian, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir tidak selalu memungkinkan untuk dilakukan. Alternatif cuci tangan pun jatuh pada penggunaan hand sanitizer. Namun perlu diingat, hand sanitizer tidak dapat sepenuhnya menggantikan fungsi sabun dan air mengalir. Hand sanitizer hanya dapat digunakan jika tangan secara kasatmata terlihat bersih. Jika tangan terlihat kotor dan berminyak, gunakan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer juga tidak efektif membasmi beberapa jenis kuman dan virus, misalnya Cryptosporidium, norovirus, Clostridium difficile. Jadi, segera setelah memungkinkan, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Penggunaan hand sanitizer dengan cara yang salah dapat menurunkan kemampuannya dalam membasmi bakteri, virus, dan kotoran lainnya. Berikut ini 10 cara salah dalam penggunaan hand sanitizer: Hanya digunakan untuk menggosok telapak tangan. Hand sanitizer harus digunakan pada seluruh tangan meliputi telapak tangan, punggung tangan, sela jari, ujung jari, ibu jari, dan pergelangan tangan. Jumlah hand sanitizer tidak memadai. Pada umumnya gunakan hand sanitizer sesuai dengan anjuran pemakaian yang tertera pada botolnya. Ukuran yang biasa dianggap cukup adalah 3 ml, atau kira-kira setengah sendok teh, atau kira-kira seukuran uang logam 500 rupiah. Tentunya jumlah ini disesuaikan dengan ukuran tangan. Agar mudah, jumlahnya dianggap cukup apabila cairan telah dapat digunakan untuk menggosok seluruh bagian tangan selama minimal 20 detik. Tidak mengandung alkohol minimal 60% atau bahkan tidak mengandung alkohol. Takaran alkohol yang dianggap efektif untuk membasmi virus penyebab Covid-19 minimal 60%. Beberapa hand sanitizer tidak mengandung alkohol sama sekali. Bacalah kandungan alkohol dengan cermat pada kemasannya. Tisu basah bayi pada umumnya tidak mengandung alkohol. Kurang lama menggosok-gosok tangan. Mencuci tangan dengan hand sanitizer pada dasarnya serupa dengan sabun dan air mengalir. Dibutuhkan tindakan menggosok-gosok seluruh bagian tangan minimal 20 detik. Jika kurang dari itu, virus penyebab Covid-19 belum sepenuhnya inaktif. Agar mudah, nyanyikan lagu atau sepotong lagu (misalnya refrain dari lagu) yang lamanya 20 detik. Contohnya, “Lihat Kebunku” atau 2 kali lagu “Happy Birthday”. Tidak melepas cincin, gelang, atau jam tangan. Sama seperti mencuci tangan dengan sabun dan air, kulit di bawah perhiasan (cincin, gelang, jam tangan) juga harus turut digosok-gosok. Karena itu, simpan perhiasan di tempat yang aman (tas atau kantong) sebelum menggunakan hand sanitizer. Jangan lupa bersihkan juga perhiasan tersebut dan botol hand sanitizer. Hand sanitizer sudah kedaluarsa. Perhatikan tanggal kedaluarsa dalam kemasan. Biasanya hand sanitizer kedaluarsa setelah 2 sampai 3 tahun setelah diproduksi. Hand sanitizer yang kedaluarsa tidak berbahaya jika digunakan, hanya saja efektivitasnya menurun. Tidak menyimpan hand sanitizer dengan baik. Alkohol dalam hand sanitizer dapat menguap dan turun kadarnya jika terpapar cahaya matahari, panas, dan udara. Karena itu, simpanlah dalam tempat yang sejuk, jauh dari paparan cahaya matahari, dan tutuplah dengan rapat setelah digunakan. Hindari membuka botol lama-lama. Digunakan pada tangan yang terlihat kotor, berminyak, dan basah. Hand sanitizer tidak efektif untuk membersihkan kotoran yang kasatmata (tanah, lumpur, debu, dll), minyak, pestisida, logam berat, dan lain-lain. Jika tangan terlihat kotor, gunakan sabun dan air mengalir. Tangan yang basah sebaiknya dikeringkan dahulu sebelum penggunaan hand sanitizer. Air atau keringat yang ada di tangan akan ‘mengencerkan’ kadar alkohol sehingga berpotensi menurunkan efektivitasnya. Meniup-niup hand sanitizer agar cepat kering. Alkohol dalam hand sanitizer membutuhkan waktu untuk bekerja. Tetap gosok-gosok seluruh bagian tangan sampai seluruh cairan kering, minimal selama 20 detik. Tindakan meniup-niup tangan juga berpotensi memindahkan bakteri atau virus dari mulut ke tangan. Mengeringkan hand sanitizer dengan tisu, kain, atau saputangan. Jangan mengelap cairan hand sanitizer yang tersisa di tangan. Tetap gosok-gosok tangan sampai kering. Jika cairan tetap ada sesudah 30 detik, artinya jumlah yang digunakan terlalu banyak, kurangilah jumlahnya pada pemakaian berikutnya.   Hal-hal kecil sering terlewatkan dan dianggap sepele. Dalam hal mencuci tangan, hal-hal yang dianggap sepele bisa membuat perbedaan besar karena tangan yang terlihat bersih belum tentu bersih sepenuhnya. Merasa tangan sudah bersih tidak selalu berarti tangan benar-benar sudah bersih. Mari lakukan 4M (mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan) dengan cara yang benar dan konsisten. (dr. Santi/Medical Center KG @kenapayadok.com)

Created By AGATHA TRISTANTI

Published at:

Kiat Bujuk Anak untuk Memakai Masker

Membujuk anak untuk memakai masker bukan hal yang dapat dilakukan pada setiap anak. Padahal, memakaikan masker pada anak tidak hanya berguna untuk melindungi anak agar tidak tertular Covid-19 (dan juga penyakit lainnya yang menular melalui droplet) tetapi juga melindungi orang-orang di sekitar anak agar tidak tertular Covid-19. Anak yang tampak sehat dan merasa sehat bisa jadi adalah pengidap Covid-19 tanpa gejala. Mereka dapat menularkan penyakit kepada orang lain. Penularan Covid-19 harus ditekan serendah mungkin, terutama pada kelompok orang yang rentan dan tinggi risiko mengalami sakit parah dan berakhir pada kematian. Berikut adalah 10 kiat agar anak mau memakai masker: Beri contoh. Anak adalah peniru ulung. Jika kita memakai masker dan terlihat nyaman, anak cenderung akan mengikutinya. Jangan memaksa anak. Beri pengertian kegunaan masker dengan bahasa yang sesuai dengan usia anak. Gunakan fantasi, cerita, atau dongeng agar mudah. Tekankan bahwa dengan memakai masker anak telah menjadi pahlawan bagi orang-orang yang disayanginya. Pilih bahan baku masker yang nyaman dikenakan. Mulai membiasakan pemakaian masker sedini mungkin. Ketika di rumah, kenalkan anak dengan pemakaian masker. Mulailah dengan waktu pemakaian yang pendek, perlahan-lahan tingkatkan lama pemakaian masker. Lakukan ketika suasana hati anak sedang baik. Coba pakaikan masker ketika anak melakukan aktivitas yang tenang dan tidak membutuhkan banyak asupan oksigen, misalnya ketika sedang membaca, mewarnai, atau menonton. Ajak anak membuat masker atau menghias masker yang dibeli. Menghias masker dapat dilakukan dengan memulas cat kain atau spidol yang dapat digunakan untuk mewarnai kain. Libatkan anak dalam pemilihan motif dan warna masker. Biarkan anak menentukan pilihannya sendiri. Biarkan pula anak menentukan masker mana yang ingin dikenakan hari ini. Ajarkan pula bahwa masker adalah barang milik pribadi yang tidak boleh bertukar pakai atau dipinjamkan pada orang lain walaupun teman atau saudara. Biarkan anak bebas berkreasi padu padan masker dengan apa yang akan dikenakan, misalnya dengan kaus, celana, rok, tas, topi, dan lain-lain. Beri nama pada setiap masker agar anak merasa lebih tertarik. Beri reward berupa pujian atau hal lainnya, misalnya dibacakan sebuah buku, kesempatan untuk bermain, mendapat benda yang disukai, dan lain-lain. Beri tantangan. Anak menyukai tantangan, misalnya melakukan permainan siapa yang lebih lama tahan memakai masker dan tidak menyentuh masker akan mendapat poin.   Membuat sebuah kebiasaan baru tentu membutuhkan waktu. Setiap anak pun membutuhkan waktu yang berbeda-beda. Orangtua harus sabar dan senantiasa mencoba. Tidak ada usaha yang sia-sia. Selamat mencoba! (dr. Santi/Medical Center KG @kenapayadok.com)

Created By AGATHA TRISTANTI

Published at:

Anak-Anak Tidak Kebal Covid-19

Berdasarkan data, anak-anak bahkan bayi ada yang tertular Covid-19. Walaupun data menunjukkan bahwa anak-anak jarang tertular, dan bila tertular pun jarang yang mengalami sakit berat atau sampai meninggal, penularan pada anak-anak tetap harus ditekan seminimal mungkin. Alasannya, anak berpotensi menjadi sumber penular bagi orang lain seperti ke teman bermain, saudara, orang yang tinggal serumah, atau orang-orang yang melakukan kontak erat dengan anak tersebut. Anak yang terlihat sehat dan merasa sehat belum tentu tidak menderita Covid-19. Anak yang menderita Covid-19 tanpa menunjukkan gejala sakit dapat menularkan Covid-19 kepada orang di sekitarnya. Semakin banyak anak yang tertular Covid-19, maka semakin tinggi kemungkinan anggota keluarganya tertular Covid-19. Jika anggota keluarga yang tertular adalah yang berusia lanjut atau menderita penyakit penyerta (kegemukan, hipertensi, penyakit jantung, diabetes, penyakit paru kronis, kanker, gangguan imun, dll) maka angka kematian akan meningkat. Angka kematian juga meningkat pada penderita yang memiliki kebiasaan merokok. Sebaiknya anak-anak tetap berada dalam rumah, kecuali untuk keperluan yang sangat penting atau mendesak. Jika anak-anak terpaksa harus keluar rumah, misalnya untuk mendapatkan vaksinasi, anak-anak dan orang yang mengantar perlu melakukan protokol pencegahan penularan Covid-19 dengan benar, yaitu: memakai masker dengan benar menjaga jarak menghindari kerumunan dan ruang tertutup dengan sirkulasi udara yang buruk mencuci tangan menjaga imunitas tubuh anak secepatnya pulang ke rumah setelah urusan selesai.   Pemakaian masker tidak dianjurkan pada beberapa situasi seperti: anak berusia di bawah 2 tahun anak dengan disabilitas termasuk dengan gangguan kognitif, gangguan intelektual, gangguan perkembangan, atau gangguan perilaku anak dengan gangguan pernapasan anak yang tidak mampu melepas masker tanpa bantuan orang lain.   Pada anak di bawah 2 tahun, pemakaian masker dan perisai wajah tidak dianjurkan karena ukuran saluran pernapasan yang kecil, anak sulit bekerja sama, dan keterbatasan kemampuan anak untuk melepas masker. Sebaiknya anak tetap berada dalam rumah. Jika benar-benar terpaksa harus membawa anak di bawah 2 tahun keluar rumah, gunakan kereta dorong dengan kain penutup pada kereta dorong atau menggunakan kain untuk menutupi anak dalam gendongan. Pengawasan harus senantiasa dilakukan terhadap kondisi anak selama berada dalam kereta dorong atau dalam gendongan. Orang dewasa yang berada di sekitar anak wajib mengenakan masker. (dr. Santi/Medical Center KG @kenapayadok.com)

Created By AGATHA TRISTANTI

Published at:

Jangan Anggap Sepele Pentingnya Minum Air Putih!

Salah satu aturan yang paling dasar dalam menjaga kesehatan tubuh adalah dengan minum air putih secukupnya. Sekitar 60% dari tubuh manusia terdiri dari air, sehingga kekurangan air dapat berpengaruh besar bagi kesehatan fisik maupun mental seseorang. Cukup banyak orang yang tidak terbiasa sering minum air putih saat melakukan kegiatan di rumah karena banyak pilihan minuman berasa seperti teh, kopi, atau minuman manis lainnya yang lebih enak untuk dikonsumsi. Padahal, tambahan gula dalam minuman manis tersebut berpotensi meningkatkan risiko seseorang terkena Diabetes.  Di sisi lain, banyak penelitian dan pihak-pihak yang berhubungan dengan kesehatan merekomendasikan seseorang untuk mengonsumsi minimal 7-8 gelas air putih setiap harinya. Jumlah kebutuhan seseorang akan air putih juga akan meningkat ketika orang tersebut melakukan aktivitas fisik atau saat cuaca panas. Kurangnya minum air putih atau cairan lain dapat menyebabkan seseorang mengalami dehidrasi, yaitu kondisi tubuh kehilangan lebih banyak cairan dibandingkan jumlah cairan yang masuk ke tubuh.  Apabila seseorang mengalami dehidrasi, orang tersebut akan merasa sangat kehausan, mulut terasa kering, sakit kepala parah, jantung berdebar lebih cepat, pernapasan tidak beraturan, hingga mudah pingsan. Selain dehidrasi, kurang minum air putih juga menyebabkan beberapa gangguan kesehatan seperti tekanan darah menurun, kram otot, sembelit, penyakit batu ginjal, kulit kering, metabolisme lebih lambat, susah berpikir, mual, hingga berujung kepada stroke.  Memenuhi kebutuhan air dalam tubuh memang tidak selalu jadi jaminan bahwa diri kita akan selalu sehat, tetapi minum air putih penting untuk kesejahteraan dan kesehatan dalam jangka panjang. Berikut beberapa manfaat minum air putih untuk tubuh kita: Mencegah berbagai penyakit seperti dehidrasi Menjaga kesehatan kulit Menjaga tubuh tetap tenang Menjaga fungsi otak dan suasana hati Membantu meningkatkan performa fisik    Pada umumnya, dehidrasi yang diakibatkan oleh kurang minum air putih dapat segera teratasi apabila orang tersebut segera mengganti cairan tubuh yang hilang. Contohnya pada penderita dehidrasi ringan, pengidap dapat minum oralit untuk mengembalikan keseimbangan kadar gula, garam, dan cairan dalam tubuh. Namun, bagi pengidap yang demam berkelanjutan, diare lebih dari 2 hari, nyeri pada dada atau perut, hingga pingsan, sangat disarankan untuk langsung melakukan konsultasi dengan dokter agar tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya.   Bagi Karyawan Kompas Gramedia yang mengalami gangguan kesehatan, masih bisa melakukan konsultasi dengan dokter umum maupun dokter spesialis secara online melalui aplikasi Lifepack! Tidak hanya konsultasi dengan dokter, karyawan Kompas Gramedia di seluruh Indonesia juga dapat langsung menebus obat ke lokasi yang diinginkan tanpa memikirkan biaya ongkos kirim hingga akhir tahun 2020. Selain itu, karyawan Kompas Gramedia yang memiliki pagu kesehatan juga akan mendapatkan penggantian langsung 100% (selama periode tertentu) sehingga memudahkan karyawan saat bertransaksi setelah berkonsultasi dengan dokter spesialis atau menebus obat di Lifepack. Apabila terdapat pertanyaan mengenai kerja sama antara Lifepack dengan Kompas Gramedia, silakan langsung menghubungi CS Lifepack di 0813-8833-2939 ya! Jika kamu ingin tahu info lengkap mengenai manfaat integrasi antara Lifepack dengan MyKG, kamu bisa langsung baca info lengkapnya di sini. Jadi, tunggu apa lagi? Segera lakukan registrasi di Lifepack melalui tautan https://mykg.id/medical-center/lifepack-registration dan manfaatkan keuntungan dari Lifepack untuk karyawan Kompas Gramedia sekarang juga! 

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at: