Wellbeing Articles

Siap Vaksin Covid-19? Yuk, Kenali Persyaratannya! #KGsiapvaksin

Hingga saat ini, pandemi Covid-19 dan kasus penularannya masih terus terjadi. Namun, kabar baik bagi kita semua bahwa program vaksinasi sudah mulai dilakukan di berbagai negara termasuk di Indonesia. Kini vaksin Covid-19 masih dalam proses distribusi ke seluruh penjuru Indonesia agar sebanyak mungkin masyarakat bisa mendapatkannya sehingga terbentuk kekebalan kelompok. Penerima vaksin tahap awal adalah para nakes dan lansia, mereka yang tergolong lebih rentan tertular Covid-19. Jadwal vaksinasi untuk masyarakat umum masih belum dikeluarkan pemerintah. Sambil menunggu program vaksinasi digulirkan untuk masyarakat umum, ada baiknya kita mulai dulu dengan belajar lebih jauh tentang vaksin agar ketika saatnya vaksinasi tiba, kita sudah siap. Simak tuntas artikel ini ya! Seberapa Penting Vaksin Covid-19? Seperti kita ketahui, Covid-19 sudah menjadi wabah global yang melanda seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, pandemi ini telah berlangsung hampir sebelas bulan sejak kasus pertama diumumkan. Jumlah kasus positif dan kematian yang terus meningkat kini membawa Indonesia masuk lima besar negara dengan jumlah kasus positif Covid-19 tertinggi di Asia. Lalu, bagaimana vaksin Covid-19 memberi harapan akan berakhirnya wabah ini? Apa sebenarnya vaksin? Vaksin umumnya mengandung patogen penyebab penyakit tetapi telah dimatikan atau dilemahkan sehingga tidak berbahaya bagi tubuh. Sebaliknya, vaksin dapat membentuk antibodi yang dapat melindungi tubuh kita jika virus penyakit yang sama datang di masa mendatang. Misalnya, vaksin difteri yang diberikan kepada seseorang yang belum pernah terjangkit difteri. Patogen penyebab difteri dalam vaksin yang telah dimatikan atau dilemahkan akan menstimulasi tubuh untuk membentuk antibodi terhadap bakteri Corynebacterium (bakteri penyebab difteri). Maka, jika suatu saat orang tersebut terinfeksi, tubuhnya sudah memiliki antibodi untuk melawan patogen penyebab difteri di dalam tubuh. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), mencegah penularan Covid-19 tidak cukup hanya dengan menggunakan masker. Masker hanya mengurangi kemungkinan kita terpapar virus atau menyebarkan virus ke orang lain. Namun, dengan vaksin, kita dapat membentuk kekebalan tubuh agar siap melawan virus saat terinfeksi. Dengan vaksin, tubuh menjadi lebih kuat dalam melawan infeksi dan pandemi kita harapkan bisa berakhir.   Syarat Penerima Vaksin Meski vaksin dapat sangat membantu melawan infeksi, nyatanya tidak semua orang bisa mendapatkan vaksin Covid-19, loh! Terdapat beberapa persyaratan kesehatan yang perlu dipenuhi untuk mendapatkan vaksin ini. Apa saja? 1. Tidak memiliki riwayat penyakit tertentu Syarat pertama penerima vaksin Covid-19 adalah lolos tahap skrining kesehatan sebelum menerima vaksin. Kita bisa lolos skrining jika tidak memiliki masalah kesehatan, seperti: Sedang menderita Covid-19 Sedang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) seperti hidung tersumbat, batuk, atau sesak napas dalam 7 hari terakhir Sedang menjalani terapi aktif jangka panjang Memiliki riwayat penyakit jantung, autoimun, gagal ginjal kronis, hipertensi, diabetes melitus, penyakit saluran pencernaan kronis, hipertiroid, kanker, kelainan darah, defisiensi imun, penyakit paru, dan HIV. Sedang menjalani terapi hemodialisis, dialisis peritoneal, transplantasi ginjal, atau penggunaan obat-obatan kortikosteroid 2. Tidak dalam keadaan hamil atau menyusui 3. Tidak ada riwayat kontak erat dengan penderita Covid-19 4. Suhu tubuh normal, < 37,5°C   Kapan Periode Vaksinasi Covid-19? Pemerintah Indonesia telah menyusun periode vaksinasi dan mengimbau agar seluruh masyarakat melakukan vaksinasi. Proses vaksinasi terbagi menjadi beberapa periode yang disesuaikan dengan kelompok prioritas, yaitu: 1. Periode 1 (Januari – April 2021) Pada periode ke-1, vaksinasi Covid-19 diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang di fasilitas kesehatan, dan mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran di fasilitas kesehatan. 2. Periode 2 (Januari-April 2021) Pada periode ke-2, vaksinasi Covid-19 diprioritaskan untuk petugas layanan publik seperti TNI/POLRI, petugas bandara/stasiun/terminal, perbankan, perusahaan listrik negara, perusahaan daerah air minum, dan petugas pemberi layanan publik lainnya, serta orang-orang yang telah memasuki usia lanjut ≥ 60 tahun. 3. Periode 3 (April 2021-Maret 2022) Sasaran vaksinasi pada periode ke-3 adalah orang-orang yang kelompok rentan dari segi geospasial, sosial, dan ekonomi. 4. Periode 4 (April 2021- Maret 2022) Pada periode ke-4, sasaran vaksinasi Covid-19 adalah masyarakat dengan pendekatan klaster sesuai ketersediaan vaksin. dr. Irma Lidia dari Tim Dokter Lifepack menyebutkan bahwa vaksin Covid-19 akan diberikan dua dosis dengan rentang waktu tertentu (tergantung jenis vaksinnya). Patuhi dua dosis tersebut untuk mendapatkan level proteksi yang diharapkan. Perlu diingat juga, bahwa meski sudah mendapatkan vaksin, sebaiknya tetap menjalankan protokol kesehatan karena butuh waktu untuk pembentukan antibodi.   Setelah memahami sejumlah syarat dan periode vaksinasi Covid-19, sudahkah Warga KG siap menjalani proses vaksinasi? Jika masih khawatir akan efek samping vaksinasi yang informasinya simpang-siur, Employee Assistance Program (EAP) Kompas Gramedia menghadirkan webinar bertemakan “Vaksin Covid-19? Siapa Takut? #KGsiapvaksin” untuk mengupas tuntas soal vaksinasi Covid-19, pada Kamis, 24 Februari 2021, pukul 14.00 WIB.  Webinar akan menghadirkan Juru Bicara Kementerian Kesehatan sekaligus Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid. sebagai narasumber. Secara eksklusif untuk Karyawan KG, dr. Nadia akan menjawab pertanyaan seputar seluk-beluk vaksin Covid-19, pelaksanaannya, hingga soal ada tidaknya efek samping vaksinasi. Kebutuhan dan kesejahteraan Karyawan KG adalah prioritas perusahaan. Oleh karena itu, jangan lewatkan kesempatan webinar ini dengan segera mendaftarkan diri melalui menu Wellbeing Event di laman EAP atau langsung daftar di sini. Salam sehat dan sampai berjumpa, Sobat KG! #KGsiapvaksin #KGBISA    Penulis: Nada Karisma (Lifepack) Penulis & Penyunting: Brigitta Valencia Bellion

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at:

Employee Assistance Program: Kompas Gramedia Peduli Padamu

Tak terasa setahun sudah wabah Covid-19 mengakibatkan hampir seluruh aspek kehidupan terhambat. Dalam kondisi yang serba tidak pasti ini, tak jarang muncul perasaan bingung, cemas, atau rasa takut yang akhirnya dapat memengaruhi kualitas kesejahteraan (wellbeing) masyarakat. Ketidakpastian juga dialami para pencari nafkah atau tulang punggung keluarga, baik mereka yang terpaksa bekerja dari rumah (WFH) maupun yang tetap bekerja di luar rumah.  Melansir Kompas.com, riset Center of Human Capital Development (CHCD) PPM Manajemen, lembaga pendidikan manajemen, terhadap 2.500 pekerja Indonesia di tahun lalu menunjukkan bahwa 80 persen responden mengalami gejala stres karena khawatir akan kesehatannya selama masa pandemi Covid-19. Sementara survei terhadap 1.168 karyawan Kompas Gramedia di awal Februari 2021 ini menunjukkan bahwa 36,6 persen di antaranya menyatakan mereka mudah mengalami stres dan tertekan selama pandemi.  Namun, di tengah kekalutan ini tentu akan selalu ada harapan dan titik terang yang menanti untuk digapai, asalkan, kita mau bersama-sama berjuang untuk meraihnya. Untuk itu, penting bagi kita untuk mulai memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan diri masing-masing demi memperoleh kualitas hidup yang lebih baik meski dalam situasi yang menyulitkan.  Memelihara kesejahteraan fisik maupun mental di tengah pandemi sembari berjuang memenuhi kebutuhan hidup bukanlah hal mudah, bahkan dalam keadaan normal sekalipun. Di sinilah peran perusahaan untuk mengayomi kesejahteraan karyawan akan semakin dibutuhkan. Oleh karena itu, Kompas Gramedia mengerti dan berupaya untuk terus hadir bagi Anda, para karyawannya, terutama pada masa-masa sulit seperti saat ini. Kesejahteraan karyawan terus menjadi fokus utama bagi Kompas Gramedia. Guna memelihara kesejahteraan karyawan, Kompas Gramedia memberikan solusi berupa Employee Assistance Program (EAP), sebuah program pendampingan bagi karyawan yang terdiri atas berbagai inisiatif untuk menjaga dan meningkatkan aspek kesejahteraan (wellbeing) baik dari sisi fisik, mental, maupun finansial. Dengan mengintegrasikan berbagai sarana peningkatan well-being yang ada, Kompas Gramedia menyediakan fasilitas konseling terkait tiga aspek kesejahteraan tersebut dengan para ahli di bidangnya.  Menyangkut kesejahteraan fisik, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter dan praktisi kesehatan lainnya. Dalam aspek kesehatan mental, para psikolog profesional akan selalu hadir membantu Anda. Kemudian, saat Anda memiliki masalah finansial, Anda dapat selalu berkonsultasi dengan praktisi keuangan berpengalaman. Demi kemudahan dan kenyamanan seluruh karyawan, fasilitas konseling ini dapat diakses secara daring melalui laman EAP di MyKG dengan memilih fitur Wellbeing Assistance. Tak hanya fasilitas konseling yang disediakan, tetapi Kompas Gramedia melalui Employee Assistance Program juga akan menghadirkan berbagai narasumber ahli dalam kegiatan webinar, workshop, hingga kegiatan komunitas menarik lainnya. Seluruh aktivitas tersebut dihadirkan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan Anda sebagai bagian dari keluarga besar Kompas Gramedia. Untuk mengetahui jadwal terbaru dari kegiatan tersebut, Anda dapat mengaksesnya melalui fitur Wellbeing Event pada laman EAP di MyKG. Selanjutnya, Anda juga bisa mengakses berbagai artikel terkait kesejahteraan fisik, mental, dan finansial pada fitur Wellbeing Article di laman yang sama sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Semua fasilitas yang disediakan dalam Employee Assistance Program ini dapat diakses kapanpun dan di manapun oleh seluruh karyawan Kompas Gramedia melalui MyKG.  Sahabat KG, Kompas Gramedia bertekad untuk selalu berusaha menghadirkan yang terbaik bagi setiap anggotanya. Oleh karena itu, kesehatan dan kesejahteraan Anda menjadi hal nomor satu bagi perusahaan. Partisipasi Anda dalam setiap kegiatan dan fasilitas Employee Assistance Program akan sangat dinantikan. Sebab, program ini adalah dari kita, untuk kita. Mari saling rangkul dan berjuang melewati masa sulit ini bersama-sama. 

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at:

Promo Lifepack Februari-Maret 2021: Hidup Sehat Semakin Mudah dan Murah!

Memiliki tubuh sehat disertai imun kuat wajib menjadi perhatian utama setiap orang. Perhatian ini khususnya perlu ditingkatkan selama masa new normal akibat pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung satu tahun belakangan. Terutama, bagi mereka yang masih harus berkegiatan di luar rumah. Kompas Gramedia sangat menyadari pentingnya kesehatan para karyawan, yang selama pandemi memiliki akses terbatas ke sejumlah fasilitas kesehatan. Melalui jalinan kerja sama dengan Lifepack sebagai apotek digital, akses karyawan KG terhadap layanan konsultasi kesehatan serta proses pembelian suplemen hingga obat pun semakin terasa mudah, cepat, dan nyaman.  Tak hanya mudah, hidup sehat juga dapat diperoleh dengan biaya relatif lebih murah melalui berbagai promo yang disediakan khusus oleh Lifepack untuk Sobat KG. Lalu apa saja, sih, promo yang tersedia di periode kali ini?  Simak daftar promo Lifepack periode Februari - Maret 2021 berikut ini! Diskon Obat Rutin: Voucher diskon 20%      *minimal transaksi Rp500.000,00, berlaku hingga Maret 2021 Diskon Rp5.000,00 | Kode: FEBRUARYHEALTHY5       *minimal transaksi Rp25.000,00, berlaku 1 - 20 Februari 2021 Diskon Rp10.000,00 | Kode: FEBRUARYHEALTHY10      *minimal transaksi Rp100.000,00, berlaku 1 - 20 Februari 2021 Diskon Rp25.000,00 |Kode: FEBRUARYHEALTHY25      *minimal transaksi Rp200.000,00, berlaku 1 - 20 Februari 2021 Diskon Rp50.000,00 |Kode: FEBRUARYHEALTHY50      *minimal transaksi Rp350.000,00, berlaku 1 - 20 Februari 2021 Diskon Rp100.000,00 |Kode: FEBRUARYHEALTHY100      *minimal transaksi Rp600.000,00, berlaku 1 - 20 Februari 2021 Diskon Ongkir Reguler Rp20.000,00      *tanpa minimal transaksi untuk pengiriman reguler ke seluruh Indonesia Mari bersama-sama berjuang melewati pandemi Covid-19 dengan tetap menjaga kesehatan kamu, ya, Sobat KG!

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at:

Segala Sesuatu Tentang Diare

Siapa yang tak pernah mengalami diare? Penyakit ini dikenal sebagai ‘penyakit rakyat’ dan sering kali dianggap sepele. Padahal, diare dapat mengakibatkan gangguan kesehatan yang cukup fatal bahkan bisa berujung pada kematian jika tidak ditangani dengan baik. Pada musim hujan, penyakit diare semakin sering dijumpai. Hal ini disebabkan air hujan kerap membentuk genangan atau bahkan menimbulkan banjir yang akan mengangkat berbagai kotoran di permukaan jalanan. Bersama dengan itu, genangan air akan mencemari sumber air, bagian tubuh atau berbagai benda lain yang terkena genangan air atau cipratan air kotor tersebut. Pencemaran ini berpotensi menyebarkan berbagai virus, bakteri, dan parasit yang dapat menyebabkan diare. Diagnosis diare ditegakkan ketika orang mengalami buang air besar (BAB) dengan konsistensi cair/encer dalam frekuensi lebih sering dari biasanya, atau 3 kali atau lebih dalam 1 hari. Pada umumnya diare akan sembuh sendiri tanpa banyak pengobatan, dalam waktu beberapa hari. Yang perlu mendapat perhatian adalah kecukupan cairan dan elektrolit yang hilang selama proses diare. Jika tidak, kita dapat terkena dehidrasi dan ketidakseimbangan jumlah elektrolit. Pada anak-anak, selain dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit, perlu juga diperhatikan asupan nutrisi agar tumbuh kembang anak tidak terhambat. Ketika diare, minumlah cairan lebih banyak. Hindari minuman yang mengandung kafein (kopi, teh, cokelat), soda, dan alkohol. Cairan oralit sangat direkomendasikan untuk mengganti cairan dan elektrolit yang terbuang ketika diare agar kita terhindar dari dehidrasi. Jika tidak tersedia oralit yang siap minum, buatlah oralit di rumah dengan cara melarutkan: 6 sendok teh gula ½ sendok teh garam 1 liter air matang.   Tanda-tanda dehidrasi yang perlu diwaspadai adalah: ubun-ubun pada bayi terlihat cekung mata cekung mata terlihat kering dan tidak mengeluarkan air mata ketika menangis bibir dan lidah kering pusing lelah rasa haus akan timbul pada dehidrasi ringan sampai sedang, tetapi pada dehidrasi berat, rasa haus akan hilang dan pasien akan kesulitan minum kulit terlihat kering dan tidak berkeringat pada dehidrasi berat, jika kulit dicubit, bekas cubitan tidak kembali dalam waktu 2 detik detak jantung meningkat tensi menurun anak rewel atau terlihat mengantuk tidak buang air kecil setelah 3 jam urine terlihat kuning, kuning tua, atau orange jumlah urine sedikit dan berbau menyengat.   Selain adanya tanda-tanda dehidrasi, segera konsultasikan kepada tenaga kesehatan jika saat diare kita mengalami: darah segar pada tinja tinja berwarna kehitaman dan lengket demam diare tidak kunjung sembuh setelah 2 hari mual dan muntah sehingga tidak dapat minum nyeri yang hebat diare dialami sesudah bepergian diare dialami setelah konsumsi obat-obatan.   Agar terhindar dari diare terutama pada musim hujan: Hindari bermain di genangan air atau banjir. Segera cuci bagian tubuh yang terkena air hujan, genangan air, atau air banjir dengan sabun dan air yang mengalir. Cuci tangan sebelum makan, sebelum menyentuh wajah, sebelum berkontak dengan bayi dan anak, sebelum menyiapkan makanan/minuman, dan sesudah berkontak dengan sesuatu yang kotor (sehabis BAB, mengganti popok, membuang sampah, dll) Cuci buah dan sayur dengan air mengalir. Gunakan pisau dan talenan yang berbeda pada makanan mentah dan perlu dimasak (misalnya ayam, daging, ikan, sayur, dll) dan pada makanan matang atau langsung dapat dimakan (misalnya roti, kue, buah, dll) Pastikan kebersihan makanan, minuman, dan alat makan yang digunakan. Hindari/batasi jajan di tempat sembarangan. Jika terpaksa harus jajan, pilih makanan yang baru dimasak ketika kita memesan atau pilih makanan yang disajikan dalam keadaan panas. Bawa alat makan (tempat makan, sendok, botol minum) dari rumah. Hindari makanan mentah atau setengah matang. Hindari makanan yang terlalu asam, terlalu pedas, dan terlalu berminyak. Makanlah makanan yang mengandung prebiotika dan probiotika. Perbanyak makan buah dan sayur. Cukupi kebutuhan cairan. Tutup makanan agar terhindar dari lalat, kecoa, atau debu. Hindari memanaskan makanan berkali-kali. Diare dapat dicegah dengan mudah. Pencegahan diare terutama pada anak dapat menyebabkan kualitas tumbuh kembang anak terjaga dengan baik. Mari kita hidup sehat. (dr. Santi/Medical Center KG)

Created By AGATHA TRISTANTI

Published at:

Integrasi MyKG dengan Lifepack

Fasilitas kesehatan semakin menjadi prioritas utama pada masa "New Normal" sekarang ini. Kompas Gramedia menyadari pentingnya kesehatan para karyawan terutama di masa pandemi yang membatasi akses karyawan ke fasilitas kesehatan terdekat. KG pun bekerja sama dengan Lifepack untuk menyediakan akses layanan konsultasi kesehatan yang mudah dijangkau, kredibel, cepat, dan aman. Lifepack sendiri merupakan apotek digital yang menerapkan Good Pharmacy Practice dalam pelayanan kefarmasian dengan melibatkan tim dokter dan apoteker yang tersertifikasi, sehingga antre membeli obat terdengar kedaluarsa.  Integrasi Lifepack dengan MyKG dilakukan untuk menambah fasilitas kesehatan berupa digital health service bagi karyawan KG sehingga memudahkan untuk berobat tanpa harus bepergian. Beragam keuntungan yang didapat karyawan melalui kolaborasi Kompas Gramedia bersama Lifepack, antara lain: Layanan Lifepack untuk semua karyawan KG (Medical Reimbursement dan Non-Medical Reimbursement) di seluruh Indonesia. Real Time Pagu (pembayaran dilakukan langsung dengan mengurangi Pagu Kesehatan bagi karyawan yang memiliki fasilitas Medical Reimbursement).  Mudah dan murah konsultasi dengan dokter.  Gratis konsultasi dengan dokter umum Konsultasi dokter spesialis mulai dari harga Rp50.000,00 Bisa konsultasi dengan dokter Medical Center KG 4. Transaksi nontunai. 5. Penggantian Medical 100% (periode terbatas). 6. Promo bebas ongkir hingga akhir Oktober 2020. 7. Loyalty program (poin dapat ditukarkan dengan voucher, suplemen, MCU, dll.)   Lalu, bagaimana karyawan KG dapat memanfaatkan kolaborasi Lifepack dengan Kompas Gramedia? Ikuti langkah berikut ini: Registrasi: Saat pertama kali penggunaan, lakukan registrasi Lifepack untuk karyawan dan keluarga tertanggung via MyKG melalui tautan: https://mykg.id/eap/lifepack-registration  Mengunduh aplikasi Lifepack di Playstore (Android) atau Appstore (iOS)   Setiap kali transaksi: Log in aplikasi Lifepack menggunakan nomor ponsel yang sudah didaftarkan di tautan Registrasi Lifepack MyKG. OTP (One Time Password) akan dikirimkan melalui SMS ke nomor ponsel yang didaftarkan. Pastikan Pagu Kesehatan tertampil di aplikasi Lifepack (bagi karyawan yang memiliki fasilitas Medical Reimbursement). Transaksi digital health service dengan cara memasukkan foto resep atau konsultasi dengan dokter umum maupun dokter spesialis di aplikasi Lifepack. Memilih opsi pembayaran dengan pagu saat ingin membeli obat yang diresepkan. Obat akan diantarkan langsung ke alamat yang dituju.   Sosialisasi mengenai integrasi MyKG dengan Lifepack akan diadakan bagi karyawan Kompas Gramedia untuk memberikan informasi dan pemahaman lebih lanjut mengenai kemudahan, keuntungan, dan manfaat apa saja yang bisa didapatkan karyawan dari integrasi tersebut.  Jangan sampai kelewatan acaranya!  Lifepack for KG: Sosialisasi Integrasi MyKG dengan Lifepack  Rabu, 21 Oktober 2020, pukul 14.00 - 15.30 WIB.  Segera daftarkan dirimu di sini ya! 

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at:

BPJS Kesehatan

Kompas Gramedia selalu menaati dan mendukung pemerintah dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), khususnya bagi pekerja. Oleh karena itu, bagi karyawan yang belum mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan sebagai Pekerja Penerima Upah (PPU) dapat mendaftarkan secara online melalui https://hr.kompasgramedia.com/BPJSadd.php.

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at:

Medical Reimburse Online

Katanya sehat itu mahal, akan tetapi ketika jatuh sakit akan lebih mahal biaya yang dikeluarkan. Ada pepatah mengatakan mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena itu, kita sebagai karyawan harus aktif menjaga kesehatan, jangan sampai sakit. Karyawan yang sehat sudah pasti akan produktif dan bisa menghasilkan output kerja yang berkualitas. Selain BPJS Kesehatan, di Unit Usaha tertentu perusahaan memberikan bentuk Faslitas Kesehatan lain yaitu penggantian terhadap  biaya pemeriksaan dan pengobatan karyawan. Seiring dengan berkembangnya teknologi, proses penggantian biaya kesehatan khususnya rawat jalan yang sebelumnya dilakukan dengan mengirimkan kuitansi asli ke Perusahaan, saat ini sudah dapat dilakukan secara online (Medical Reimburse Online) baik pengajuan, status pengajuan maupun history pengajuan, melalui :   Transaksi Medical Reimburse Online : https://hr.kompasgramedia.com/mr_req_medrem.php   Status Pengajuan Medical Reimburse Online : https://hr.kompasgramedia.com/mr_req_medrem_history.php   Tutorial Medical Reimburse Online : https://hr.kompasgramedia.com/mr_req_medrem_tutorial.php   History Medical Reimbursement : https://hr.kompasgramedia.com/medical.php   Notes : Fasilitas penggantian kesehatan secara online untuk saat ini berlaku untuk unit-unit sebagai berikut: Group of Retail and Publishing Group of Media: Kompas.com Harian Kompas Grid Network Radio Sonora Indopersda Tribun Digital Online Warta Kota Kontan Transito Ad 3. Functional Unit 4. KG Poperty 5. KG Logistics

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at:

Makanan dan Minuman Alami Penurun Gula Darah

Penderita diabetes semakin banyak. Edukasi tentang penyakit diabetes perlu sekali digencarkan karena banyak penderita diabetes yang tidak menyadari bahwa dirinya mengidap diabetes. Diagnosis diabetes sering kali baru tegak ketika sudah terjadi berbagai komplikasi yang sebetulnya sangat bisa dicegah jika pengobatan dilakukan pada tahap dini. Pada dasarnya pengobatan diabetes mencakup: pengaturan pola makan olahraga dan aktif bergerak monitor kadar gula darah secara teratur cegah atau kontrol komplikasi diabetes terapi obat-obatan dari dokter.   Obat-obatan yang diberikan berbeda-beda pada setiap penderita. Jenis, jumlah, dosis, dan frekuensi minum obat dapat berubah-ubah tergantung respons tubuh dan gaya hidup yang dijalankan penderita. Agar membantu pengobatan, penderita diabetes perlu senantiasa menerapkan seluruh prinsip pengobatan diabetes seperti disebutkan di atas. Dalam pengaturan makan, penderita sebaiknya mengetahui makanan dan minuman yang berpotensi menurunkan gula darah secara alami. Namun perlu diingat, makanan/minuman ini hanya bersifat membantu mengontrol kadar gula darah dan tidak disarankan menggantikan atau menurunkan dosis obat tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter. Makanan/minuman penurun gula darah secara alami, antara lain: Kayu manis Berdasarkan beberapa penelitian, kayu manis terbukti dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Kayu manis tersedia dalam bentuk bubuk dan batang. Rempah ini dapat dibubuhkan pada masakan misalnya sup atau bisa ditambahkan pada minuman seperti teh atau kopi. Bisa pula dibuat menjadi minuman dengan cara merebus atau menyeduh kayu manis. Cengkih Cengkih umum dijumpai dalam bentuk kuncup bunga kering dan bubuk. Cengkih dapat ditambahkan sebagai rempah pengharum masakan, bahkan dapat mengharumkan nasi jika ditambahkan pada beras yang akan ditanak. Selain itu, cengkih juga dapat dinikmati sebagai minuman; biasa dicampurkan dalam seduhan kayu manis. Jahe Selain berpotensi menurunkan gula darah, jahe mempunyai berbagai khasiat lain seperti antiradang, antibakteri, antivirus, dan lainnya. Kuliner kita tidak asing dengan penggunaan jahe. Selain ditambahkan dalam berbagai masakan, jahe juga sering diseduh atau direbus bersama rempah lain seperti kayu manis, cengkih, kapulaga, atau dicampurkan dengan irisan lemon untuk menjadi minuman yang nikmat. Fenugreek Biji fenugreek juga dikenal dengan nama kelabat, klabet, atau hulbah.  Biji ini umum digunakan dalam masakan kari, bisa juga dicampur dalam adonan roti. Biji kelabat banyak mengandung serat dan berbagai zat kimia lain yang berguna memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat serta gula, memperbaiki pemakaian gula oleh tubuh, dan meningkatkan jumlah insulin yang dilepas sehingga dapat menurunkan gula darah. Cara mudah menikmati biji kelabat ini adalah menyeduhnya dengan air panas untuk menjadi teh. Tambahkan kayu manis agar terasa manis. Bawang putih Bumbu dapur ini sangat umum digunakan dalam berbagai jenis masakan. Bahkan dalam ketoprak, bawang putih mentah menjadi salah satu ciri khas bumbunya. Selain fungsinya mengharumkan masakan, bawang putih dapat menurunkan gula darah, menurunkan tensi yang meningkat, dan menurunkan kolesterol berlebih. Bawang putih dapat dikonsumsi mentah-mentah, dicampur dalam salad, atau ditumis bersama berbagai masakan. Tersedia pula dalam bentuk suplemen bagi yang tidak suka dengan bau dan rasanya. Ketumbar Bagian ketumbar yang umum digunakan adalah daun dan bijinya. Daun ketumbar sering dijadikan hiasan pemanis hidangan, ditambahkan ke dalam sup, dan sering pula dimasak atau ditumis dengan daging atau hidangan laut. Daun ketumbar sering dijumpai dalam masakan Thailand dan Vietnam. Biji ketumbar sering dimasukkan ke campuran bumbu dan juga dapat direbus untuk menjadi minuman. Biji dan daun ketumbar berfungsi sebagai antioksidan serta memiliki kemampuan menurunkan gula darah dan kolesterol jahat. Pare Di balik rasa pahitnya, buah pare ternyata dapat menurunkan gula dalam darah karena kandungan di dalamnya yang dapat berfungsi seperti insulin. Semakin matang, pare akan terasa semakin pahit. Pare dapat ditumis, dikukus, atau dijadikan sup. Agar lebih nikmat, tambahkan protein seperti daging ayam, daging sapi, udang, dan lainnya. Okra Okra dikenal pula sebagai lady’s fingers karena bentuknya yang menyerupai jari. Okra adalah makanan rendah kalori yang tinggi serat sehingga selain membantu menurunkan gula darah, okra juga dapat membantu penurunan berat badan. Okra bisa dinikmati sebagai lauk dengan cara dikukus, dijadikan sup, ditumis, dicampur dengan sayuran lain, tempe, atau daging. Bisa dibuat menjadi acar sehingga tidak membosankan. Bagi yang tidak menyukai rasanya, okra dapat dibuat menjadi minuman. Caranya, cuci dan potong-potong okra, kemudian rendam dalam segelas air minum selama semalam. Okra siap diminum. Aloe vera Lebih dikenal dengan nama lidah buaya. Selain berfungsi sebagai antioksidan dan antiradang, lidah buaya mampu menurunkan gula darah. Lidah buaya dapat dikonsumsi dengan cara ditumis, dijadikan sup, atau dibuat menjadi minuman. Bila dijadikan minuman, hindari atau batasi pemakaian gula pasir, sirup, atau susu kental manis. Kandungan air yang banyak dan kandungan kalori yang rendah membuat lidah buaya dapat membantu menjaga kecukupan cairan tanpa penambahan asupan kalori yang berlebih. Keluarga kubis-kubisan Sayuran dari keluarga kubis-kubisan seperti berbagai jenis kol, kembang kol, dan brokoli dikenal manfaatnya dalam menurunkan gula darah. Sayuran ini tinggi serat dan rendah kalori. Karena itu, konsumsi sayuran keluarga kubis dapat membantu memberi rasa kenyang dengan kalori rendah. Selain membawa manfaat bagi penderita diabetes, sayuran jenis ini juga membantu penurunan berat badan.   Pola makan yang baik, didukung olahraga secara teratur, pengendalian stres, dan pencapaian berat badan ideal, akan membantu pengelolaan diabetes tipe 2. Makanan/minuman penurun gula darah dapat dikonsumsi sepanjang dalam batas konsumsi pada umumnya. Makanan/minuman tersebut bersifat membantu pengelolaan diabetes dan tidak boleh menggantikan fungsi obat-obatan yang diberikan. Walaupun bermanfaat, hindari membatasi konsumsi hanya pada makanan/minuman di atas. Tubuh kita juga membutuhkan berbagai zat gizi lain yang harus dipenuhi dengan pola makan gizi lengkap, beraneka ragam, dan seimbang. Bagaimanapun segala sesuatu yang baik belum tentu menjadi lebih baik jika ditambah secara berlebihan. (dr. Santi/Medical Center KG)

Created By AGATHA TRISTANTI

Published at:

Resolusi Sehat Tahun Baru Anti-Gagal

Awal tahun dianggap sebagai momen tepat untuk memulai hidup baru yang tentunya diharapkan akan menjadi lebih baik, lebih sehat, lebih sejahtera, dan lebih positif. Sayangnya, berdasarkan berbagai studi, hampir 80% resolusi tahun baru yang telah dibuat gagal dicapai. Lalu, bagaimana cara memperkecil kemungkinan gagal? Suatu resolusi harus memenuhi berbagai syarat berikut: Find ‘the why’ and you will find ‘the how’. Selalu cari alasan di balik berbagai resolusi. Alasan kuat yang memotivasi sebuah resolusi akan menuntun kita ke cara yang tepat untuk mewujudkannya. Jika motivasi kurang kuat, maka kita akan selalu dapat menemukan pembenaran jika kita mangkir. Misalnya, resolusi menurunkan berat badan. Jika alasannya kuat, contohnya, berat badan sudah mencapai taraf mengancam kehidupan, atau misalnya akan menikah 3 bulan lagi sehingga harus menurunkan berat badan agar dapat mengenakan gaun pernikahan, maka sangat besar kemungkinan orang akan mencari cara dan menjalankannya sampai resolusi ini berhasil. Tetapi jika alasan menurunkan berat badan kurang kuat dan jika tidak turun juga tidak apa-apa, maka kita akan sering ‘nakal’ dan selalu mendapatkan pembenaran diri. Misalnya makan berlebihan saat ke pesta, kita akan mudah membenarkan diri dengan mengatakan hanya sesekali saja, mumpung banyak makanan enak, dan sebagainya. Think big, act small. Bermimpilah yang besar tetapi pecah kecil-kecil mimpi tersebut agar dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya ingin menurunkan berat badan 25 kg. Maka, pecah menjadi turun 2 kg dalam 1 bulan atau 0.5 kg dalam 1 minggu. Dengan demikian, setiap hari kita dapat membatasi asupan kalori dan memperbesar penggunaan kalori agar tercapai penurunan 0,5 kg per minggu. Publish your wish. Publikasi sering kali menjadi pisau bermata dua. Jika kita bijaksana, publikasi resolusi kita (misalnya di media sosial) akan membuat kita lebih terpacu untuk mewujudkannya dan diharapkan pasangan hidup, sanak keluarga, serta rekan-rekan akan memberi dukungan. Choose achievable one. Bermimpi besar diperbolehkan, tetapi pilihlah dan yakini bahwa mimpi besar tersebut memungkinkan untuk dicapai dengan kemampuan diri sendiri. Adjust your capabilities. Setiap orang punya kemampuan yang berbeda. Kenali kemampuan diri dan sesuaikan resolusi dengan kemampuan diri. Misalnya, jika ingin menurunkan berat badan, ada orang yang mampu secara total menghindari berbagai makanan berkalori tinggi dan mau secara rutin olahraga, tetapi tidak semua orang punya kemampuan seperti itu. Jika tidak mampu, lakukan secara bertahap. Tidak dapat berlari, tidak apa-apa, tetapi bergeraklah maju selangkah. Satu langkah maju lebih baik daripada hanya diam di tempat. Make it measurable. Indikator objektif sangat krusial agar kita dapat menentukan keberhasilan sebuah resolusi. Misalnya, jangan hanya mengatakan saya ingin menurunkan berat badan, tetapi katakan saya ingin menurunkan berat badan 20 kg atau sampai lingkar perut turun 20 cm. Give time limit. Sebuah resolusi akan lebih baik jika diikat dengan tenggat waktu. Misalnya, dalam 1 tahun akan menurunkan berat badan sebanyak 25 kg, maka setiap minggu akan menurunkan berat 0,5 kg. Tenggat waktu mempermudah kita menilai keberhasilan (atau kegagalan) sehingga dapat membuat rencana yang lebih baik. Always evaluate and plan. Evaluasi harus selalu dilakukan baik dalam jangka waktu yang singkat (misalnya setiap minggu) dan jangka waktu yang lebih panjang (misalnya setiap 3 bulan). Jika gagal mencapai target, evaluasi mengapa kegagalan terjadi dan buat rencana baru. Celebrate every little success. Merayakan keberhasilan membuat kita lebih termotivasi untuk meraih sukses berikutnya. Perlu diperhatikan bahwa bentuk perayaan harus sejalan dengan resolusi. Misalnya telah berhasil menurunkan 2 kg berat badan selama 1 bulan, maka hadiah untuk diri sendiri jangan berbentuk kue tart yang tentunya akan mengacaukan resolusi penurunan berat badan. Pilih bentuk lain misalnya membeli peralatan untuk memasak sehat, perlengkapan olahraga, menonton konser, dan sebagainya. Commitment and consistent. Dua kata ini sangat perlu ditanamkan. Keberhasilan resolusi berakar pada komitmen dan konsisten melakukan hal-hal kecil setiap saat. Jika ternyata ada tindakan yang melenceng dari tujuan, janganlah menghukum diri, anggap sebagai sebuah kegagalan; evaluasi, buat rencana baru, dan eksekusi. Lakukan terus-menerus.   Selamat tahun baru! (dr. Santi/Medical Center KG @kenapayadok.com)

Created By AGATHA TRISTANTI

Published at:

Perubahan Jam Operasional Lifepack untuk Libur Natal dan Akhir Tahun

Halo, Keluarga Kompas Gramedia! Libur Natal dan libur akhir tahun sudah di depan mata, nih! Kamu sudah punya rencana apa saja untuk liburan kali ini? Employee Asssistance Team Kompas Gramedia dan Lifepack ingin mengucapkan selamat berlibur kepada semua Keluarga Kompas Gramedia. Nah, di mana pun lokasi kalian berada nanti, bisa jadi staycation ataupun liburan di rumah, kalian tetap bisa menggunakan Lifepack sebagai fasilitas kesehatan andalan kalian dan keluarga. Lifepack punya 3 apotek yang berlokasi di Bintaro, Tebet, dan Surabaya. Jam operasional Lifepack sehari-hari pukul 08.00-21.30 WIB. Karyawan KG yang ingin berkonsultasi dengan dokter bisa menyesuaikan dengan jam operasional, ya! Lifepack juga punya jam operasional yang berbeda untuk setiap apotek: Apotek di Bintaro beroperasi jam 08.00-21.30 WIB, apotek di Tebet beroperasi jam 09.00-18.00 WIB, dan apotek di Surabaya beroperasi jam 09.00-18.00 WIB. Selain itu, opsi pengiriman instan dapat dilakukan jika pengguna Lifepack telah menyelesaikan pembayaran sebelum pukul 19.00 WIB untuk hari biasa dan sebelum pukul 17.00 WIB pada akhir pekan. Jika melewati waktu tersebut, maka obat akan dikirimkan keesokan harinya sesuai jam operasional.   Terkait hari libur nanti, akan ada perubahan jam operasional Lifepack yang harus Karyawan KG perhatikan karena jadwal pengiriman obat akan menyesuaikan jam operasional sementara. Perubahan jam operasional Lifepack untuk apotek di Jakarta dan Surabaya adalah sebagai berikut:  Jakarta:  25 Desember 2020: 08.00-21.30 WIB 31 Desember 2020: 08.00-17.00 WIB 1 Januari 2021: 12.30-21.30 WIB   Surabaya: 25 Desember 2020: 13.30-21.30 WIB 31 Desember 2020: 08.00-20.30 WIB 1 Januari 2021: 13.30-21.00 WIB   Yuk, penuhi kebutuhan kesehatan kamu melalui Lifepack karena masih ada reimbursement 100% untuk setiap pembelian obat Keluarga Kompas Gramedia. Dengan berbelanja obat di Lifepack, kamu juga akan mendapatkan obat asli dengan harga dijamin lebih murah ditambah gratis ongkir. Apabila terdapat pertanyaan mengenai kerja sama antara Lifepack dengan Kompas Gramedia, silakan langsung menghubungi CS Lifepack di 0813-8833-2939 ya!  Untuk info lebih lengkap mengenai manfaat integrasi antara Lifepack dengan MyKG, kamu bisa langsung baca info lengkapnya di sini. Jadi, tunggu apa lagi? Segera lakukan registrasi di Lifepack melalui tautan https://mykg.id/medical-center/lifepack-registration dan manfaatkan keuntungan dari Lifepack untuk Karyawan KG sekarang juga! Selamat liburan, dan jangan lupa tetap jaga kesehatan, serta taati protokol kesehatan ya, Keluarga Kompas Gramedia!

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at:

Kompas Gramedia Employee Assistance Program: Physical Wellbeing - Digital Health Facility Survey

Hai, Keluarga Kompas Gramedia!  Salam hangat dari Employee Assistance Team Kompas Gramedia. Kemudahan atas akses dan layanan kesehatan sangat krusial dalam kondisi pandemi. Karena itu, Kompas Gramedia berinisiatif menjalin kerja sama dengan salah satu aplikasi kesehatan digital, yaitu Lifepack, dalam upaya menjamin terpenuhinya hak karyawan atas akses kesehatan. Kerja sama ini telah berlangsung selama kurang lebih 4 bulan dan fasilitas kesehatan digital ini telah digunakan oleh banyak Karyawan KG.  Untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan oleh Employee Assistance Team di Kompas Gramedia, khususnya dalam inovasi kesehatan digital ini, kami meminta bantuan rekan-rekan Karyawan KG untuk mengisi survei mengenai pengalaman saat menggunakan fasilitas kesehatan tambahan ini. Survei ini bersifat anonim, sehingga kami berharap teman-teman dapat memberikan pendapat sebebas mungkin dengan tetap merasa nyaman. Tautan survei ada di bit.ly/KGWellbeingSurvey atau dapat langsung diakses di sini ya!  Setiap masukan yang ada akan sangat bermanfaat bagi kami. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk mengisi survei ini. Sehat selalu semuanya!

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at:

Kesalahan Penggunaan Hand Sanitizer

Mencuci tangan merupakan tindakan sederhana yang mudah dilakukan dan sepenuhnya di bawah kontrol kita. Sejak Covid-19 mewabah di mana-mana, seruan cuci tangan semakin gencar dilakukan. Jumlah orang yang mulai membiasakan diri untuk cuci tangan meningkat drastis. Perusahaan kita pun telah menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai. Meski demikian, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir tidak selalu memungkinkan untuk dilakukan. Alternatif cuci tangan pun jatuh pada penggunaan hand sanitizer. Namun perlu diingat, hand sanitizer tidak dapat sepenuhnya menggantikan fungsi sabun dan air mengalir. Hand sanitizer hanya dapat digunakan jika tangan secara kasatmata terlihat bersih. Jika tangan terlihat kotor dan berminyak, gunakan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer juga tidak efektif membasmi beberapa jenis kuman dan virus, misalnya Cryptosporidium, norovirus, Clostridium difficile. Jadi, segera setelah memungkinkan, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Penggunaan hand sanitizer dengan cara yang salah dapat menurunkan kemampuannya dalam membasmi bakteri, virus, dan kotoran lainnya. Berikut ini 10 cara salah dalam penggunaan hand sanitizer: Hanya digunakan untuk menggosok telapak tangan. Hand sanitizer harus digunakan pada seluruh tangan meliputi telapak tangan, punggung tangan, sela jari, ujung jari, ibu jari, dan pergelangan tangan. Jumlah hand sanitizer tidak memadai. Pada umumnya gunakan hand sanitizer sesuai dengan anjuran pemakaian yang tertera pada botolnya. Ukuran yang biasa dianggap cukup adalah 3 ml, atau kira-kira setengah sendok teh, atau kira-kira seukuran uang logam 500 rupiah. Tentunya jumlah ini disesuaikan dengan ukuran tangan. Agar mudah, jumlahnya dianggap cukup apabila cairan telah dapat digunakan untuk menggosok seluruh bagian tangan selama minimal 20 detik. Tidak mengandung alkohol minimal 60% atau bahkan tidak mengandung alkohol. Takaran alkohol yang dianggap efektif untuk membasmi virus penyebab Covid-19 minimal 60%. Beberapa hand sanitizer tidak mengandung alkohol sama sekali. Bacalah kandungan alkohol dengan cermat pada kemasannya. Tisu basah bayi pada umumnya tidak mengandung alkohol. Kurang lama menggosok-gosok tangan. Mencuci tangan dengan hand sanitizer pada dasarnya serupa dengan sabun dan air mengalir. Dibutuhkan tindakan menggosok-gosok seluruh bagian tangan minimal 20 detik. Jika kurang dari itu, virus penyebab Covid-19 belum sepenuhnya inaktif. Agar mudah, nyanyikan lagu atau sepotong lagu (misalnya refrain dari lagu) yang lamanya 20 detik. Contohnya, “Lihat Kebunku” atau 2 kali lagu “Happy Birthday”. Tidak melepas cincin, gelang, atau jam tangan. Sama seperti mencuci tangan dengan sabun dan air, kulit di bawah perhiasan (cincin, gelang, jam tangan) juga harus turut digosok-gosok. Karena itu, simpan perhiasan di tempat yang aman (tas atau kantong) sebelum menggunakan hand sanitizer. Jangan lupa bersihkan juga perhiasan tersebut dan botol hand sanitizer. Hand sanitizer sudah kedaluarsa. Perhatikan tanggal kedaluarsa dalam kemasan. Biasanya hand sanitizer kedaluarsa setelah 2 sampai 3 tahun setelah diproduksi. Hand sanitizer yang kedaluarsa tidak berbahaya jika digunakan, hanya saja efektivitasnya menurun. Tidak menyimpan hand sanitizer dengan baik. Alkohol dalam hand sanitizer dapat menguap dan turun kadarnya jika terpapar cahaya matahari, panas, dan udara. Karena itu, simpanlah dalam tempat yang sejuk, jauh dari paparan cahaya matahari, dan tutuplah dengan rapat setelah digunakan. Hindari membuka botol lama-lama. Digunakan pada tangan yang terlihat kotor, berminyak, dan basah. Hand sanitizer tidak efektif untuk membersihkan kotoran yang kasatmata (tanah, lumpur, debu, dll), minyak, pestisida, logam berat, dan lain-lain. Jika tangan terlihat kotor, gunakan sabun dan air mengalir. Tangan yang basah sebaiknya dikeringkan dahulu sebelum penggunaan hand sanitizer. Air atau keringat yang ada di tangan akan ‘mengencerkan’ kadar alkohol sehingga berpotensi menurunkan efektivitasnya. Meniup-niup hand sanitizer agar cepat kering. Alkohol dalam hand sanitizer membutuhkan waktu untuk bekerja. Tetap gosok-gosok seluruh bagian tangan sampai seluruh cairan kering, minimal selama 20 detik. Tindakan meniup-niup tangan juga berpotensi memindahkan bakteri atau virus dari mulut ke tangan. Mengeringkan hand sanitizer dengan tisu, kain, atau saputangan. Jangan mengelap cairan hand sanitizer yang tersisa di tangan. Tetap gosok-gosok tangan sampai kering. Jika cairan tetap ada sesudah 30 detik, artinya jumlah yang digunakan terlalu banyak, kurangilah jumlahnya pada pemakaian berikutnya.   Hal-hal kecil sering terlewatkan dan dianggap sepele. Dalam hal mencuci tangan, hal-hal yang dianggap sepele bisa membuat perbedaan besar karena tangan yang terlihat bersih belum tentu bersih sepenuhnya. Merasa tangan sudah bersih tidak selalu berarti tangan benar-benar sudah bersih. Mari lakukan 4M (mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan) dengan cara yang benar dan konsisten. (dr. Santi/Medical Center KG @kenapayadok.com)

Created By AGATHA TRISTANTI

Published at:

Pojok Finansial Kompas Gramedia

Di tengah masa pandemi yang masih berlanjut hingga sekarang, kemunduran ekonomi dan industri dalam negeri tak terelakkan. Kondisi finansial individu pun terdampak karena banyak perusahaan menerapkan pemotongan gaji hingga pemutusan hubungan kerja demi mempertahankan bisnis. Kondisi finansial yang tak pasti ini tentu sangat berpengaruh pada kesejahteraan hidup seseorang. Di sisi lain, kondisi pandemi berdampak pada peningkatan kebutuhan. Alhasil, peran uang dalam kehidupan pun semakin bertambah. Tanpa dukungan finansial yang baik, seseorang tidak punya banyak pilihan untuk mempertahankan kesejahteraan hidupnya. Kondisi finansial yang kurang baik dapat berdampak negatif kepada kondisi psikologis seseorang sehingga berpengaruh juga pada kualitas performanya sehari-hari. Banyak potensi alasan yang melatarbelakangi kegagalan pengelolaan finansial. Mulai dari kesalahan pengaturan keuangan yang tidak disadari, kurangnya tabungan atau investasi, hingga faktor eksternal yang menyebabkan terjadinya perubahan gaya hidup secara mendadak. Seseorang disebut memiliki kondisi keuangan yang sehat apabila ada keseimbangan antara pengeluaran, pendapatan, utang, dan investasinya. Namun jika terjadi pembengkakan pengeluaran, bisa dipastikan kondisi keuangan seseorang tidak sehat, apalagi jika pengeluaran sampai melebihi pendapatan. Kondisi finansial juga bisa terancam jika tidak ada dana darurat atau investasi untuk menunjang kehidupan di masa mendatang atau saat kondisi krisis. Untuk menjaga kondisi finansial tetap sehat di masa pandemi, kita bisa mulai dengan mengetahui kondisi finansial kita yang sesungguhnya. Selanjutnya, susun anggaran bulanan yang jelas, selalu siapkan dana darurat, dan susun prioritas kebutuhan agar tidak termakan gengsi semata. Kurangnya pengetahuan finansial dan cara efektif pengaturan finansial dapat mengakibatkan kegagalan finansial. Jika kita merasa kewalahan mengelola keuangan pribadi kita, salah satu solusi terbaik adalah mendapat bantuan dari tenaga ahli finansial. Konsultasi keuangan tidak hanya dilakukan saat kita ingin memulai bisnis. Konsultasi keuangan wajar saja dilakukan untuk pengelolaan keuangan sehari-hari agar lebih efektif dan efisien. Dengan bantuan konsultan finansial profesional, kita dapat mengalokasikan pendapatan dengan baik sehingga mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari, membayar utang yang mungkin dimiliki, dan mengalokasikan dana untuk investasi masa depan. Karyawan KG tak perlu repot mencari konsultan finansial karena Kompas Gramedia sudah menyediakan fasilitas ini secara daring dan gratis bagi para karyawan. Pojok Finansial Online adalah fasilitas diskusi terkait finansial yang disediakan Kompas Gramedia untuk mendukung kesejahteraan hidup karyawan, utamanya di tengah masa pandemi ini. Karyawan KG dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk berdiskusi terkait perencanaan keuangan, pengelolaan anggaran termasuk pengelolaan biaya hidup sehari-hari, serta pengelolaan utang dan investasi. Untuk mengikuti sesi konsultasi di Pojok Finansial, Karyawan KG cukup mendaftar dengan mengisi Google Form di bawah ini. Setelah melengkapi formulir, akan ada pihak ketiga yang menghubungi karyawan untuk membuat janji konsultasi dan menjelaskan mekanisme pelaksanaan sesi konsultasi. Semua data yang diisikan di Google Form akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan sesi konsultasi saja. Mari menjaga kesehatan keuangan kita!

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at:

Di Kompas Gramedia, Kesejahteraan Hidup Adalah Hak Semua Karyawan

Hai, Warga KG! Apakah kalian familier dengan istilah wellbeing? Menurut Oxford English Dictionary, wellbeing berarti "The state of being comfortable, healthy, or happy". Secara sederhana, wellbeing juga bisa disebut sebagai kesejahteraan. Kesejahteraan ini dapat dilihat sebagai sebuah kondisi saat kita mempunyai sikap yang positif baik terhadap diri sendiri maupun orang lain, melalui apa yang kita lakukan dan maknai sehari-hari. Selain itu, seseorang yang dapat membuat keputusan sendiri, mengatur tingkah lakunya, menciptakan dan mengatur lingkungan yang kompatibel dengan kebutuhannya, memiliki tujuan hidup, serta berusaha mengeksplorasi dan mengembangkan dirinya dapat dinilai memiliki kesejahteraan hidup yang baik.   Terdapat banyak aspek dalam wellbeing, terlebih karena banyaknya penelitian mengenai hal ini dan memiliki gambaran yang berbeda-beda dalam menentukan aspek atau elemen wellbeing. Sebagai contoh, buku Wellbeing: The Five Essential Elements yang ditulis oleh Tom Rath dan Jin Harter memaparkan hasil penelitian Gallup menyatakan bahwa terdapat 5 elemen penting dalam wellbeing seseorang. Lima (5) elemen tersebut adalah Purpose, Physical, Financial, Social, dan Community.  Purpose = Seseorang yang mengetahui apa tujuan hidupnya cenderung akan mengetahui pekerjaan yang paling cocok dengan dirinya, sehingga ia dapat memaknai kegiatan sehari-harinya. Physical = Seseorang yang mempunyai kesehatan prima akan memiliki energi yang baik dan positif untuk menjalankan setiap kegiatannya. Social = Seseorang yang mempunyai hubungan sosial yang kuat, suportif, dan bermakna akan tahu bahwa dirinya mempunyai support system dalam hidupnya.  Financial = Seseorang dapat mengerti cara terbaik untuk mengelola kondisi finansialnya sehingga mempunyai bekal finansial stabil di masa depan. Community = Seseorang dapat merasa aman, menyukai, dan berkontribusi dengan lingkungan sekitar. Melalui komunitas, seseorang dapat berdampak bersama dengan lebih positif.   Selain 5 elemen yang dipaparkan oleh Gallup, terdapat pula satu elemen dari wellbeing yang tidak kalah pentingnya, yaitu psychological wellbeing. Psychological wellbeing yang baik dapat dilihat dari kepuasan hidup secara mental dan adanya perasaan bahagia. Di tengah situasi pandemi ini, menjaga kondisi mental tetap sehat tentu menjadi tantangan tersendiri karena situasi yang serba tidak pasti. Untuk mendukung kesejahteraan hidup karyawan, Kompas Gramedia menyediakan beberapa fasilitas yang dapat dimanfaatkan Karyawan KG untuk menjaga kesehatan fisik, mental, serta membantu memberi saran pengelolaan finansial secara sehat. Dengan disediakannya fasilitas-fasilitas ini, Karyawan KG diharapkan dapat merasa terbantu dan lebih memperhatikan kesejahteraan hidupnya, terutama di tengah kondisi yang tidak stabil akibat pandemi. Fasilitas kesehatan adalah salah satu prioritas utama pada masa "New Normal" sekarang ini. Kompas Gramedia menyadari pentingnya kesehatan para karyawan terutama di masa pandemi yang membatasi akses karyawan ke fasilitas kesehatan terdekat. Kompas Gramedia telah bekerja sama dengan Lifepack untuk menyediakan akses layanan konsultasi kesehatan yang mudah dijangkau, kredibel, cepat, dan aman. Jika kamu ingin tahu info lengkap mengenai manfaat integrasi antara Lifepack dengan MyKG, kamu bisa langsung baca info lengkapnya di sini ya!  Tidak hanya kesehatan fisik saja, kesehatan mental juga harus diperhatikan oleh setiap orang. Wajar saja jika seseorang merasa cemas, khawatir, bahkan takut menghadapi hari esok dan butuh bantuan untuk memastikan hidupnya tetap berjalan optimal. Kompas Gramedia menyediakan fasilitas Pojok Konseling untuk membantu setiap karyawan menemukan kembali kendali diri agar lebih siap beradaptasi dan berdamai dengan kondisi sekarang sekaligus kondisi tidak menentu di masa depan. Bagi kamu yang membutuhkan fasilitas Pojok Konseling ini, dapat langsung baca info selengkapnya di sini ya!  Kompas Gramedia juga menyediakan fasilitas konsultasi finansial secara daring dan gratis bagi para karyawan. Karyawan yang merasa kesulitan mengelola keuangannya karena berbagai alasan dapat segera menggunakan fasilitas ini. Melalui Pojok Finansial Online ini, karyawan dapat berdiskusi terkait perencanaan keuangan, pengelolaan anggaran termasuk pengelolaan biaya hidup sehari-hari, serta pengelolaan utang dan investasi. Bagi kamu yang merasa membutuhkan fasilitas Pojok Konseling ini, dapat langsung baca info selengkapnya di sini ya!  Tunggu apa lagi? Yuk, segera manfaatkan berbagai fasilitas yang telah disediakan Kompas Gramedia untuk menjaga kesejahteraan hidup para karyawannya sekarang juga!  

Created By FEBE KINAWA PANGGUA

Published at:

Kiat Bujuk Anak untuk Memakai Masker

Membujuk anak untuk memakai masker bukan hal yang dapat dilakukan pada setiap anak. Padahal, memakaikan masker pada anak tidak hanya berguna untuk melindungi anak agar tidak tertular Covid-19 (dan juga penyakit lainnya yang menular melalui droplet) tetapi juga melindungi orang-orang di sekitar anak agar tidak tertular Covid-19. Anak yang tampak sehat dan merasa sehat bisa jadi adalah pengidap Covid-19 tanpa gejala. Mereka dapat menularkan penyakit kepada orang lain. Penularan Covid-19 harus ditekan serendah mungkin, terutama pada kelompok orang yang rentan dan tinggi risiko mengalami sakit parah dan berakhir pada kematian. Berikut adalah 10 kiat agar anak mau memakai masker: Beri contoh. Anak adalah peniru ulung. Jika kita memakai masker dan terlihat nyaman, anak cenderung akan mengikutinya. Jangan memaksa anak. Beri pengertian kegunaan masker dengan bahasa yang sesuai dengan usia anak. Gunakan fantasi, cerita, atau dongeng agar mudah. Tekankan bahwa dengan memakai masker anak telah menjadi pahlawan bagi orang-orang yang disayanginya. Pilih bahan baku masker yang nyaman dikenakan. Mulai membiasakan pemakaian masker sedini mungkin. Ketika di rumah, kenalkan anak dengan pemakaian masker. Mulailah dengan waktu pemakaian yang pendek, perlahan-lahan tingkatkan lama pemakaian masker. Lakukan ketika suasana hati anak sedang baik. Coba pakaikan masker ketika anak melakukan aktivitas yang tenang dan tidak membutuhkan banyak asupan oksigen, misalnya ketika sedang membaca, mewarnai, atau menonton. Ajak anak membuat masker atau menghias masker yang dibeli. Menghias masker dapat dilakukan dengan memulas cat kain atau spidol yang dapat digunakan untuk mewarnai kain. Libatkan anak dalam pemilihan motif dan warna masker. Biarkan anak menentukan pilihannya sendiri. Biarkan pula anak menentukan masker mana yang ingin dikenakan hari ini. Ajarkan pula bahwa masker adalah barang milik pribadi yang tidak boleh bertukar pakai atau dipinjamkan pada orang lain walaupun teman atau saudara. Biarkan anak bebas berkreasi padu padan masker dengan apa yang akan dikenakan, misalnya dengan kaus, celana, rok, tas, topi, dan lain-lain. Beri nama pada setiap masker agar anak merasa lebih tertarik. Beri reward berupa pujian atau hal lainnya, misalnya dibacakan sebuah buku, kesempatan untuk bermain, mendapat benda yang disukai, dan lain-lain. Beri tantangan. Anak menyukai tantangan, misalnya melakukan permainan siapa yang lebih lama tahan memakai masker dan tidak menyentuh masker akan mendapat poin.   Membuat sebuah kebiasaan baru tentu membutuhkan waktu. Setiap anak pun membutuhkan waktu yang berbeda-beda. Orangtua harus sabar dan senantiasa mencoba. Tidak ada usaha yang sia-sia. Selamat mencoba! (dr. Santi/Medical Center KG @kenapayadok.com)

Created By AGATHA TRISTANTI

Published at:

Anak-Anak Tidak Kebal Covid-19

Berdasarkan data, anak-anak bahkan bayi ada yang tertular Covid-19. Walaupun data menunjukkan bahwa anak-anak jarang tertular, dan bila tertular pun jarang yang mengalami sakit berat atau sampai meninggal, penularan pada anak-anak tetap harus ditekan seminimal mungkin. Alasannya, anak berpotensi menjadi sumber penular bagi orang lain seperti ke teman bermain, saudara, orang yang tinggal serumah, atau orang-orang yang melakukan kontak erat dengan anak tersebut. Anak yang terlihat sehat dan merasa sehat belum tentu tidak menderita Covid-19. Anak yang menderita Covid-19 tanpa menunjukkan gejala sakit dapat menularkan Covid-19 kepada orang di sekitarnya. Semakin banyak anak yang tertular Covid-19, maka semakin tinggi kemungkinan anggota keluarganya tertular Covid-19. Jika anggota keluarga yang tertular adalah yang berusia lanjut atau menderita penyakit penyerta (kegemukan, hipertensi, penyakit jantung, diabetes, penyakit paru kronis, kanker, gangguan imun, dll) maka angka kematian akan meningkat. Angka kematian juga meningkat pada penderita yang memiliki kebiasaan merokok. Sebaiknya anak-anak tetap berada dalam rumah, kecuali untuk keperluan yang sangat penting atau mendesak. Jika anak-anak terpaksa harus keluar rumah, misalnya untuk mendapatkan vaksinasi, anak-anak dan orang yang mengantar perlu melakukan protokol pencegahan penularan Covid-19 dengan benar, yaitu: memakai masker dengan benar menjaga jarak menghindari kerumunan dan ruang tertutup dengan sirkulasi udara yang buruk mencuci tangan menjaga imunitas tubuh anak secepatnya pulang ke rumah setelah urusan selesai.   Pemakaian masker tidak dianjurkan pada beberapa situasi seperti: anak berusia di bawah 2 tahun anak dengan disabilitas termasuk dengan gangguan kognitif, gangguan intelektual, gangguan perkembangan, atau gangguan perilaku anak dengan gangguan pernapasan anak yang tidak mampu melepas masker tanpa bantuan orang lain.   Pada anak di bawah 2 tahun, pemakaian masker dan perisai wajah tidak dianjurkan karena ukuran saluran pernapasan yang kecil, anak sulit bekerja sama, dan keterbatasan kemampuan anak untuk melepas masker. Sebaiknya anak tetap berada dalam rumah. Jika benar-benar terpaksa harus membawa anak di bawah 2 tahun keluar rumah, gunakan kereta dorong dengan kain penutup pada kereta dorong atau menggunakan kain untuk menutupi anak dalam gendongan. Pengawasan harus senantiasa dilakukan terhadap kondisi anak selama berada dalam kereta dorong atau dalam gendongan. Orang dewasa yang berada di sekitar anak wajib mengenakan masker. (dr. Santi/Medical Center KG @kenapayadok.com)

Created By AGATHA TRISTANTI

Published at: